GIIAS 2017: Persoalan Inden Xpander Jadi Momok Mitsubishi

Oleh: Suhendra - 15 Agustus 2017
Dibaca Normal 1 menit
Persoalan inden Xpander ini tak hanya dikeluhkan oleh konsumen yang sejak hari kedua GIIAS sudah memadati booth Mitsubishi, tapi juga lembaga pembiayaan atau perusahaan leasing.
tirto.id - Jumlah surat pemesanan kendaraan (SPK) untuk Mitsubishi Xpander di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) mencatatkan angka yang menggembirakan bagi Mitsubishi. Hingga 13 Agustus sore, sebanyak 1.427 unit Mitsubishi Xpander sudah dipesan calon konsumen sejak GIIAS dibuka 10 Agustus lalu.

Head of Public Relation Department PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Intan Vidiasari merincikan, dari 1.427 unit, sebanyak 111 unit dipesan pada Kamis (10/8/2017), 281 unit pada Jumat (11/8/2017), 480 unit pada Sabtu (12/8/2017), dan puncaknya 555 unit pada Minggu (13/8/2017). Artinya, rata-rata 356 unit Xpander dipesan setiap hari.

Bila menghitung rata-rata harian, maka dengan sisa tujuh hari sisa penyelenggarakan GIIAS diperkirakan ada tambahan pemesanan sekitar 2.500 unit. Artinya bakal ada 3.900 unit Xpander yang bakal terpesan selama ajang GIIAS 2017.

Jumlah ini tentu belum termasuk pemesanan di ajang IIMS 2017 lalu dan dari diler-diler Mitsubishi sebelum GIIAS berlangsung. Semenjak kemunculan Xpander yang masih bernama XM Concept, mobil ini memang mulai dipasarkan oleh para diler Mitsubishi termasuk di IIMS 2017 yang dihelat April-Mei lalu.

Sudah siapkah Mitsubishi?

Intan mengatakan saat ini proses produksi Xpander di pabrik Bekasi sudah dimulai. Target realistis produksi 3.000-4.000 unit Xpander per bulan bisa diwujudkan. Ia pun tak punya target soal berapa jumlah pemesanan selama GIIAS 2017, tapi yang menjadi fokus Mitsubishi adalah menjaga kualitas Xpander di tengah pemesanan yang makin bertambah dan mengirimkannya ke konsumen.

“Kami berharap pencapaian SPK bisa sejalan dengan kemampuan kami mengirim ke para konsumen,” kata Intan saat ditemui di booth Mitsubishi di GIIAS 2017, BSD, Tangsel, Senin (14/8/2017)

Menurutnya pengiriman unit Xpander ke konsumen memang akan dimulai pada Oktober 2017. Namun, ia memastikan semuanya tak bisa pada bulan yang sama, karena akan dilakukan bertahap setelahnya pada November dan Desember. Artinya, ada jeda waktu 2 hingga 3 bulan dari proses SPK.

Persoalan inden Xpander ini tak hanya dikeluhkan oleh konsumen yang sejak hari kedua GIIAS sudah memadati booth Mitsubishi. Namun, juga menjadi keluhan lembaga pembiayaan atau perusahaan leasing.

Seorang tenaga pemasar perusahaan pembiayaan salah satu bank swasta nasional, sebut saja bernama Rudi mengakui perusahaannya sudah memegang puluhan SPK Xpander. Namun untuk mengeksekusinya menjadi PO (purchase order), pihaknya harus memastikan unit mobil harus sudah tersedia.

Baca juga: Booking Free Expander di GIIAS 2017, Pengiriman Besok Oktober

“Kalau cuma SPK memang bagi leasing ini hitungannya sebagai celengan saja. Perkiraan saya Januari baru bisa dieksekusi dan dikirim untuk yang GIIAS, karena untuk proses STNK saja butuh beberapa minggu,” katanya kepada Tirto.

Head of MMC Public Relations Section MMKSI Jerry Amran menjelaskan pada prinsipnya soal pengiriman ke konsumen merupakan ranah dari MMKSI, bukan leasing. Pihaknya tetap menargetkan pengiriman Xpander ke konsumen sudah bisa dimulai pada Oktober.

Persoalan inden ini memang menjadi tantangan bagi MMKSI di tengah tingginya minat konsumen pada low MPV teranyar mereka. Konsumen perlu diberikan informasi yang pasti, kapan seharusnya mereka bisa menerima unit.

Baca juga artikel terkait GIIAS 2017 atau tulisan menarik lainnya Suhendra
(tirto.id - Hard News)

Reporter: Suhendra
Penulis: Suhendra
Editor: Yuliana Ratnasari
DarkLight