Gagal SBMPTN 2019, Siswa Bisa Daftar Ujian Mandiri ITB

Oleh: Alfian Putra Abdi - 9 Juli 2019
Dibaca Normal 1 menit
Ujian Mandiri yang untuk pertama kalinya diadakan di ITB tak ada hubungannya dengan sistem UTBK Kemenristekdikti.
tirto.id - Rektor Institut Teknologi Bandung, Kadarsah Suryadi mengatakan untuk pertama kalinya kampusnya akan mengadakan ujian mandiri. Jalur tersebut diperuntukan bagi mereka yang tidak berkesempatan diterima melalui SNMPTN maupun SBMPTN 2019.

Perihal kebijakan baru tersebut, ia mengaku tidak ada hubungannya dengan sistem Ujian Tes Berbasis Komputer (UTBK) yang diterapkan Kemenristekdikti pada tahun 2019.

"Banyak sekali mahasiswa yang tidak sempat keterima di ITB karena salah memilih fakultas. Misalnya ia punya nilai tinggi tapi karena saingannya juga tinggi di fakultas tersebut jadi tidak bisa masuk. Maka kami buka mandiri agar mereka bisa masuk," ujarnya di kantor Kemenristekdikti, Jakarta, Selasa (9/7/2019).

Kebijakan ITB untuk membuka ujian mandiri, menurutnya, diperuntukan bagi peserta didik yang tidak mampu secara ekonomi. Sebab ia kadang mendapati, calon mahasiswa yang berpotensi namun urung masuk ITB karena persoalan biaya.

"ITB sendiri punya prinsip biaya pendidikan untuk kuliah gratis bagi yang tidak mampu. Bagi yang mampu sila bayar semampunya orangtua. Sehingga walaupun mandiri, kita tetap menerima yang bidikmisi. Kami menerima yang bayar 20 persen, 30 persen silakan," ujarnya.

Untuk ujian mandiri dengan besaran biaya yang tampak seperti sukarela tersebut, Kadarsah juga mengatakan, kuota penerimaannya sebanyak 20 persen. Peserta yang sudah mendaftar, akan disaring kembali untuk mengetahui keabsahannya.

"Kalau ia tidak mampu, ia harus pakai SKTM, seperti halnya bidikmis. Lalu slip gaji orangtua. Nanti tim kami akan sampling untuk cek verifikasi," ujarnya.

Sementara itu, pada pelaksanaan SBMPTN 2019, Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) mengumumkan bahwa ITB tidak masuk 10 besar universitas dengan peminat terbanyak. Namun ITB berhasil menduduki posisi nomer wahid untuk kategori 10 PTN dengan nilai rerata diterima tertinggi di bidang saintek.

LTMPT mencatat sebanyak 714.652 peserta mendaftar SBMPTN pada 85 universitas. Lalu 168.742 peserta didik dinyatakan lolos SBMPTN, yang merupakan gabungan antara peserta non-bidikmisi sebanyak 119.777 dan bidikmisi sebanyak 48.965 peserta.


Baca juga artikel terkait SBMPTN 2019 atau tulisan menarik lainnya Alfian Putra Abdi
(tirto.id - Pendidikan)

Reporter: Alfian Putra Abdi
Penulis: Alfian Putra Abdi
Editor: Ibnu Azis
DarkLight