Fraksi Gerindra & PKS DPRD DKI Tetap Tolak Interpelasi Formula E

Reporter: Riyan Setiawan - 21 Apr 2022 17:38 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Politikus Partai Gerindra meminta agar Fraksi PDIP dan PSI DPRD DKI segera mengakhiri drama interpelasi Formula E.
tirto.id - Fraksi Gerindra dan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD DKI Jakarta menyatakan menolak rencana Ketua DPRD DKI, Prasetio Edi Marsudi melanjutkan interpelasi Formula E setelah lebaran.

Sekretaris Komisi D DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra, Syarif mengatakan pihaknya akan tetap menolak Interpelasi Formula E.

"Kami tetap pada pegangan pendirian kami semula tidak akan ikutan. Kalau ada yang mau seperti itu, kan hak politik kami, enggak boleh juga ganggu. Kami apresiasi aja, tapi kami enggak ikutan, silakan jalan," kata Syarif kepada wartawan, Kamis (21/4/2022).

Wakil Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta itu meminta agar kedua fraksi yaitu PDIP dan PSI segera mengakhiri drama interpelasi Formula E.

"Justru saya mau mengajak kepada pengusul. Tadi kan ngajak ya ke pihak penolak, saya ajak lagi, sudahlah, cukup. Drama ini berakhirlah sudah," ucapnya.

Sementara itu, Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, Ahmad Yani meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga menyatakan untuk menolak interpelasi Formula E.

"PKS tidak setuju digelar interpelasi formula E," kata Yani kepada wartawan, Kamis (21/4/2022).

Yani menegaskan seluruh hal mengenai Formula E telah dijelaskan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI.

"Interplasi formula E tidak perlu dilakukan karena semua yanh berkaitan dengan formula E sudah sangat jelas disampaikan oleh eksekutif kepada anggota DPRD dalam rapat komisi," pungkasnya.

Ketua DPRD DKI, Prasetio Edi Marsudi sebelumnya mengatakan akan melanjutkan rapat paripurna interpelasi Formula E setelah hari raya Idulfitri. Rapat paripurna interpelasi Formula E kemungkinan kembali digelar di atas tanggal 9 Mei mendatang.

"Habis lebaran ya. Kalau sekarang kan mepet waktunya," Kata Prasetio kepada wartawan, Senin (18/4/2022).

Prasetio mengatakan, akan mengagendakan rapat Badan Musyawarah (Bamus) secepat mungkin untuk menghelat rapat paripurna interpelasi Formula E.

"Iya di bamus diagendakan dulu," tuturnya.


Baca juga artikel terkait HAK INTERPELASI FORMULA E atau tulisan menarik lainnya Riyan Setiawan
(tirto.id - Politik)

Reporter: Riyan Setiawan
Penulis: Riyan Setiawan
Editor: Bayu Septianto

DarkLight