Menuju konten utama

FPI Bantah Pukul Hitler Nababan Soal Meme Rizieq dan Amien Rais

Menurut Novel, FPI hanya mengawal massa yang tak terima dengan tindakan Hitler yang mengunggah meme Amien Rais dan Rizieq Shihab.

FPI Bantah Pukul Hitler Nababan Soal Meme Rizieq dan Amien Rais
Hitler Nababan. google Plus/hitler nababan

tirto.id - Anggota DPRD Kabupaten Karawang, Hitler Nababan babak belur dihajar massa karena mengunggah meme Amien Rais dan Rizieq Shihab.

Terkait dengan itu, anggota Lembaga Dakwah Front (LDF) DPP FPI Novel Bamukmin mengatakan tindakan tersebut tidak dilakukan oleh FPI. Menurut Novel, FPI hanya mengawal massa yang tak terima dengan tindakan Hitler.

Novel mengklaim, ada banyak masyarakat yang geram dengan tindakan Hitler dan bukan semuanya berasal dari FPI, seperti Forum Masyarakat Karawang yang ikut bergabung mencari Hitler.

Novel menegaskan, pada saat mediasi gagal dan Hitler menjadi korban pemukulan, maka peran anggota FPI hanyalah melerai.

“FPI hanya mengawal masyarakat yang meminta pertanggungjawaban atas ulah Hitler Nababan dan terjadi kasus [pemukulan] itu. Maka laskar [FPI] lah yang melerai mereka,” kata Novel kepada Tirto, Rabu (23/5/2018).

Sejauh ini, Novel belum mendengar ada anggota FPI yang menjadi tersangka atas kasus penganiayaan terhadap Hitler. Novel menegaskan, belum ada bukti yang mengatakan pelaku pemukulan tersebut adalah anggota FPI. Bukti dari pihak kepolisian pun hanya rekaman video dan keterangan saksi.

“Jadi enggak ada bukti kalau itu FPI yang melakukan pemukulan,” tegasnya. “Di videonya saja jelas, yang FPI melerai.”

Dalam video memang tampak pria memakai jaket menerobos dan memukul Hitler berkali-kali, sedangkan pria yang memakai baju putih di seluruh badan khas pakaian lapangan FPI melerai mereka. Polisi pun enggan menyatakan bahwa yang ditangkap adalah anggota FPI.

Ketua Koordinator Pelaporan Bela Islam (Korlabi) yang menjadi pengacara ormas FPI, Damai Hari lubis menyampaikan hal yang senada dengan Novel. Menurutnya, belum ada laporan kepada Korlabi bahwa anggota FPI dijadikan tersangka oleh polisi soal penganiayaan Hitler.

Ia juga setuju dengan pendapat Novel bahwa kehadiran FPI bukan untuk melakukan kekerasan, tapi menengahi. Namun, banyak masyarakat yang ikut bergabung dan emosi. Damai mengaku, kemungkinan salah satu massa tersebut yang melakukan pemukulan.

“Kalau kita lihat videonya ada nih kita telaah justru laskar mencegah biar tidak bentrok agar tidak melakukan kekerasan. Jadi kalau malah ditersangkakan itu saya enggak tahu,” ujarnya.

“Kalau memang laskar dipersangkakan kami akan bantu karena kami tahu bukan mereka [pelaku kekerasannya],” lanjut Damai Hari Lubis.

Baca juga artikel terkait PENGEROYOKAN atau tulisan lainnya dari Felix Nathaniel

tirto.id - Hukum
Reporter: Felix Nathaniel
Penulis: Felix Nathaniel
Editor: Alexander Haryanto