Menuju konten utama

Fakta Serangan Siber BFI Finance, Benarkah Kena Gangguan?

Ada apa dengan BFI Finance yang disebut kena serangan siber?

Fakta Serangan Siber BFI Finance, Benarkah Kena Gangguan?
Direktur Operasional dan SDM BFI Finance, Andrew Adiwijanto (tengah), Area Manager BFI Finance Yogyakarta, Rifky Kurniawan (kiri) dan Regional Manager BFI Finance Jateng dan DIY, Rachmadi (kanan) memberikan pemaparan saat jumpa pers peluncuran progam "Uber Milyaran", di Yogyakarta, Minggu (21/1). ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko.

tirto.id - PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) melaporkan mendapat serangan siber pada Minggu, 21 Mei 2023, hingga membuat perusahaan sempat menghentikan sementara sistem layanan guna menstabilkan kembali sistem yang terganggu.

Kabar mengenai BFI Finance eror usai terkena serangan siber ini dikonfirmasi langsung oleh Direktur BFI Finance Sudjono melalui laporan keterbukaan informasi yang diberikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan situs Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu, 24 Mei 2023.

“Bersama ini kami informasikan bahwa pada 21 Mei 2023, Perseroan telah mengalami serangan siber,” klaim BFI Finance.

Selain itu, Sudjono juga menjelaskan guna mengantisipasi resiko terbesar yang berdampak pada layanannya, pihaknya telah melakukan antisipasi dengan melakukan temporary switch off pada beberapa sistem utama yang terganggu.

Akibat serangan siber BFI Finance ini, Sudjono menyebut bahwa sistem layanan kepada konsumen dan sebagian kegiatan operasional lainnya sempat mengalami gangguan.

Adapun demikian, direktur perusahaan pembiayaan BFI Finance ini mengklaim bahwa belum ada indikasi adanya kebocoran data konsumen. Pihaknya juga terus mengusahakan pemulihan sistem layanan secara bertahap.

“Sampai saat ini, belum ada indikasi terjadinya kebocoran data konsumen,” tulis manajemen dalam keterbukaan informasi pada Rabu, 24 Mei 2023.

Di samping itu, Sudjono juga menyatakan bahwa perusahaan akan melakukan peninjauan kembali secara menyeluruh guna meningkatkan serta mempertahankan sistem digitalnya agar bisa meminimalisir serangan siber.

Sejauh ini, pihak BFI Finance menginformasikan terkait sistem pembayaran secara virtual melalui beberapa bank rekanan telah dibuka kembali.

Gangguan BFI Finance

Sebelumnya, sejumlah warganet banyak mengeluhkan layanan BFI Finance eror sejak 21 Mei 2023. Tak banyak diantara warganet yang menggunakan layanan BFI Finance, mengaku tak bisa melakukan pembayaran baik melalui merchant maupun bank.

Menanggapi berbagai keluhan para konsumen, kemudian pihak BFI Finance memberikan penjelasan bahwa pihaknya tengah melakukan pemeliharaan sistem dan jaringan sebelum akhirnya mengkonfirmasi bahwa perusahaan sempat mendapat serangan siber.

“Kami menginformasikan bahwa saat ini BFI Finance sedang melakukan pemeliharaan sistem dan jaringan. Untuk terus berkomitmen melayani Anda semua. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya dan hati-hati terhadap segala penipuan yang mengatasnamakan BFI Finance,” sebut BFI melalui akun Twitter @BFIFinance dikutip Rabu, 24 Mei 2023.

BFI Finance sendiri bukan menjadi satu-satunya perusahaan penyedia layanan keuangan pertama yang mengalami serangan siber, sebelumnya serangan hacker ini sempat menggegerkan publik pada saat Bank Syariah Indonesia (BSI) dilaporkan mengalami gangguan nasional akibat serangan siber pada 8 Mei 2023.

Baca juga artikel terkait AKTUAL DAN TREN atau tulisan lainnya dari Imanudin Abdurohman

tirto.id - Sosial budaya
Kontributor: Imanudin Abdurohman
Penulis: Imanudin Abdurohman
Editor: Dipna Videlia Putsanra