Fakta Pertalite Lebih Boros Setelah Harga Naik dan Berapa RON-nya?

Penulis: Dipna Videlia Putsanra, tirto.id - 23 Sep 2022 11:30 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Benarkah Pertalite lebih boros setelah harga naik dan faktanya.
tirto.id - Media sosial tengah ramai dengan curhat warganet soal Pertalite yang lebih boros setelah harga naik. Harga Pertalite hari ini adalah Rp10 ribu, berlaku per 3 September 2022.

Salah satu curhat warganet yang viral adalah akun @badaiborneo di Twitter. Ia menyebut, semenjak harga naik, Pertalite menjadi lebih boros.

"Ada yang merasakan gak, penggunaan BBM jadi boros semenjak harganya naik," ungkapnya di Twitter, dikutip Rabu (21/9/2022).

Akun @ferizandra juga menyatakan hal yang sama. Ia mengunggah curhat warganet soal kualitas Pertalite yang dinilai menurun sejak harga naik.

"Keluhan pengguna BBM Pertalite akhir2 ini... gak cuman pengemudi mobil, pengendara motor pun punya keluhan yang sama : bensin jadi lebih cepat habis meskipun jarak yang ditempuh kendaraan tetap sama, bahkan bensin berkurang (menguap...?) saat kendaraan gak dipakai...," tulisnya, dikutip Jumat (23/9/2022).


Benarkah Kualitas Pertalit Menurun?

PT Pertamina (Persero) menegaskan, kualitas bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite (RON 90) tidak berubah.

Pertalite yang dipasarkan melalui lembaga penyalur resmi di Indonesia sesuai dengan Keputusan Dirjen Migas Nomor 0486.K/10/DJM.S/2017 tentang Standar dan Mutu (Spesifikasi) Bahan Bakar Minyak Jenis Bensin 90 Yang Dipasarkan Di Dalam Negeri.

Batasan dalam spesifikasi Dirjen Migas yang menunjukkan tingkat penguapan pada suhu kamar di antaranya adalah parameter Reid Vapour Pressure (RVP).

"Saat ini hasil uji RVP dari Pertalite yang disalurkan dari Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Pertamina masih dalam batasan yang diizinkan, yaitu dalam rentang 45-69 kPa (Kilopascal),” kata Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting dalam keterangan tertulis, Rabu (21/9/2022).

Pertamina menjamin seluruh produk BBM yang disalurkan melalui lembaga penyalur resmi seperti SPBU dan Pertashopsesuai dengan spesifikasi dan melalui pengawasan kualitas yang ketat. Sedangkan produk BBM yang tidak sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan tidak akan disalurkan ke masyarakat.

“Pertamina berkomitmen untuk menyalurkan produk-produk BBM berkualitas sesuai dengan spesifikasi. Melalui kontrol kualitas, produk yang tidak sesuai spesifikasi tidak akan disalurkan ke lembaga penyalur,” ujar Irto.

Pertamina mengimbau agar konsumen melakukan pembelian BBM di lembaga penyalur resmi, seperti SPBU dan Pertashop, agar produk BBM yang didapatkan terjamin kualitas dan keamanannya.

Masyarakat juga diimbau untuk mengisi BBM sesuai dengan ketentuan yang tertera dalam buku panduan kendaraan bermotor karena pabrikan telah menyesuaikan bahan bakar yang cocok sesuai jenis kendaraan. Pergantian isi jenis BBM dengan kadar oktan (RON) yang berbeda juga tidak direkomendasikan.

“Sebaiknya pengendara selalu konsisten dalam memilih bahan bakar yang berkualitas, agar mesin kendaraan selalu awet dan terawat. Lebih aman menggunakan bahan bakar berkualitas dengan oktan/cetane yang direkomendasikan oleh pabrikan, agar mesin dapat bekerja secara maksimal,” tutup Irto.


Baca juga artikel terkait PERTALITE atau tulisan menarik lainnya Dipna Videlia Putsanra
(tirto.id - Ekonomi)

Penulis: Dipna Videlia Putsanra
Editor: Addi M Idhom

DarkLight