Menuju konten utama

Erick Thohir: STY & Kluivert adalah Masa Lalu Timnas Indonesia

Erick Thohir bersama PSSI hingga saat ini belum melakukan komunikasi dengan calon pelatih manapun.

Erick Thohir: STY & Kluivert adalah Masa Lalu Timnas Indonesia
Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae Yong (kanan) menyapa pendukungnya seusai melawan Timnas Arab Saudi pada pertandingan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (19/11/2024).ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/mrh/Spt.

tirto.id - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menutup kans untuk menjadikan Patrick Kluivert ataupun Shin Tae-yong menjadi pelatih Timnas Indonesia. Dia menegaskan bahwa pihaknya telah move on dan akan mencari wajah baru, baik dari dalam maupun luar negeri untuk menjadi pelatih Timnas.

“Kami enggak mungkin ngontak dan kami belum ada searching siapapun, tetapi kami mau move on ke pelatih baru,” kata Erick Thohir dalam konferensi pers di Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Jumat (24/10/2025).

Dia menegaskan bahwa Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert merupakan masa lalu bagi Timnas Indonesia. Meski demikian, Erick berjanji akan tetap mempertahankan legasi dari kedua pelatih tersebut yang diharapkan dapat memperkuat lini serang dan pertahanan Timnas Indonesia.

“Yang namanya Coach Shin Tae-yong dan Coach Patrick sudah menjadi bagian masa lalu tapi apa yang telah diberikan Coach Shin Tae-yong kita apresiasi, kekurangannya kita pelajari. Sama juga dengan Coach Patrick,” jelasnya.

Di sisi lain, Erick bersama PSSI hingga saat ini belum melakukan komunikasi dengan calon pelatih manapun.

“Kalau ditanya kami sudah mengontak pelatih ya belum,” kata dia.

Patrick Kluivert bersama Alex Pastoor

Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert (kiri) bersama Alex Pastoor (kanan) memperhatikan anak asuhnya berlatih jelang pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Madya, komplek GBK, Senayan, Sabtu (22/3/2025). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/Spt/am.

Akibat kekosongan pelatih di Timnas senior, Erick Thohir mengaku bahwa dirinya tidak akan tergesa-gesa dalam menyiapkan laga FIFA Match Day yang digelar di penghujung 2025. Dia menyampaikan bahwa PSSI masih memiliki sejumlah fokus target di sejumlah liga pertandingan yang salah satunya adalah AFC 2027.

"Bicara FIFA Match Day, kembali, kalau kita belum dapat pelatihnya, yang mungkin juga enggak bisa tergesa-gesa untuk melakukan FIFA Match Day, walaupun kita sudah ada planning," jelasnya.

Oleh karenanya, Erick berharap bisa memiliki pelatih Timnas dengan kualifikasi lengkap dan lebih baik dari para pendahulunya yaitu Shin Tae-yong dan Kluivert serta memiliki rencana jangka panjang terhadap Piala Dunia baik di 2029 dan 2034.

"Jadi pelatih ini ada tolak ukurnya, maunya strata kepelatihan komplit, ini yang harus kita bangun sama-sama," ungkapnya.

Dalam proses rekrutmen atau pencarian pelatih Timnas baru, Erick mengaku bahwa dirinya menerapkan proses skrining berlapis dengan melibatkan Badan Tim Nasional (BTN) dan Direktur Teknik yang kemudian akan dirapatkan bersama komite eksekutif atau Exco PSSI.

"Jadi jelas, saya sudah bertemu Pak Sumarji (Exco PSSI) saya bicara bersama technical Director, byphone, Pak Sekjen kita ketemu bahwa pelatihan kita nanti BTN, TD (Technical Director) akan searching calon-calonnya," ungkapnya.

Baca juga artikel terkait TIMNAS INDONESIA atau tulisan lainnya dari Irfan Amin

tirto.id - Flash News
Reporter: Irfan Amin
Penulis: Irfan Amin
Editor: Bayu Septianto