Menuju konten utama

Mengenal Apa Perbedaan Antara Mentega dan Margarin

Apa itu perbedaan antara margarin dan mentega yang sering dipakai dalam berbagai jenis olahan makanan dan kue?

Mengenal Apa Perbedaan Antara Mentega dan Margarin
Ilustrasi lebah. Getty Images/iStockphoto

tirto.id - Mentega dan margarin sering kali disalah artikan oleh sebagian orang. Banyak yang berpikir bahwa keduanya adalah produk yang sama, hanya sebutannya saja yang beda.

Dalam dunia kuliner, keberadaan mentega atau margarin tidak bisa dipisahkan, karena tak dipungkiri keduanya selalu melekat.

Margarin atau mentega juga sering digunakan untuk membuat berbagai jenis olahan kue. Selain itu, keduanya juga dapat digunakan sebagai pengganti minyak goreng untuk menumis atau membuat nasi goreng.

Meski kerap digunakan dalam dunia memasak, dua bahan tersebut memiliki perbedaan seperti dari segi bahan dasar, tekstur dan kandungan gizi berbeda.

Lantas, tahukah Anda perbedaan Mentega dan Margarin ? Berikut adalah perbedaannya, sebagaimana dilansir dari laman Blueband. Sebagaimana melansir dari laman resmi Blueband.

Mentega

Mentega terbuat dari lemak hewan yang memiliki kandungan kolestrol dan lemak jenuh cukup tinggi, sehingga bisa berdampak buruk bagi kesehatan bila dikonsumsi secara berlebihan.

Biasanya mentega mengandung vitamin A, D, E, K karena ke empat jenis vitamin tersebut memang hanya larut dalam lemak.

Mentega memiliki warna yang lebih pucat daripada margarin. Pada temperatur ruangan (sekitar 30 derajat Celcius), mentega sudah meleleh. Hal ini berbeda dengan margarin.

Margarin memiliki tekstur lebih lembut dan mudah mencair, mentega akan memiliki daya emulsi yang kurang stabil pada adonan kue. Akibatnya tekstur kue jadi terlalu lembek bahkan adonannya pun sulit dicetak.

Selain itu, banyak orang yang menganggap bahwa mentega lebih sedap karena terbuat dari lemak hewan. Tekstur dan aroma khas mentega sangat pas dipadukan dengan aneka jenis kue.

Variasi makanan dari mentega

Pada umumnya mentega hanya digunakan untuk membuat kue. Sebab tekstur aroma mentega yang khas memang cocok untuk aneka jenis kue.

Margarin

Margarin terbuat dari lemak tumbuh-tumbuhan. Kandungan lemak jenuhnya lebih sedikit dibandingkan mentega.

Kini margarin juga diperkaya dengan aneka kandungan vitamin dan omega. Seperti produk Blue Band serbaguna yang mengandung vitamin A,B1,B2,D dan E serta omega 3 dan 6.

Kandungan vitamin dan omega pada margarin akan mendukung kebutuhan gizi harian anak. Tidak sekedar menambah kelezatan makanan, kandungan gizinya pun sangat baik bagi hati Anda.

Margarin memiliki tekstur yang terdiri dari lemak tumbuhan yang diproses dengan teknik hidrogenasi.

Teknik tersebut membuat margarin lebih padat pada temperature ruangan. Warna kuning lebih pekat dibandingkan mentega.

Sementara margarin memiliki daya emulsi yang lebih baik. Karena teksturnya lebih padat dan warna kuningnya lebih pekat.

Adonan kue yang menggunakan margarin pun akan menjadi kue yang lembut dan tidak mudah hancur.

Variasi makanan dari margarin

Margarin biasanya diolah menjadi aneka hidangan bercita rasa gurih, menumis, memanggang atau memasak makanan yang teknik pan fried akan makin sempurna dengan tambahan margarin.

Aroma dan kandungan gizi margarin akan terserap sempurna pada bahan-bahan makanan sehingga rasa dan aromanya semakin istimewa.

Mantega dan margarin sangat disarankan untuk menyimpannya di dalam lemari es atau kulkas agar tidak terkontaminasi debu, kotoran maupun jamur bakteri di suhu ruangan.

Infografik SC Perbedaan Mentega dan Margarin

Infografik SC Perbedaan Mentega dan Margarin. tirto.id/Fuad

Baca juga artikel terkait MAKANAN atau tulisan lainnya dari Wulan Astari

tirto.id - Kesehatan
Kontributor: Wulan Astari
Penulis: Wulan Astari
Editor: Yandri Daniel Damaledo