Menuju konten utama

Dua Terduga Teroris di Jawa Timur Ditangkap, Polisi Sita Dua Senpi

Dua terduga teroris di Jawa Timur merupakan anggota Jamaah Ansharut Daulah, jaringan sama dengan pelaku pengeboman Gereja Katedral Makassar.

Dua Terduga Teroris di Jawa Timur Ditangkap, Polisi Sita Dua Senpi
Petugas kepolisian berjalan menuju lokasi penggeledahan salah satu tempat tinggal terduga teroris di kawasan Condet, Jakarta, Senin (29/3/2021). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/rwa

tirto.id - Dua terduga teroris di Jawa Timur masing-masing satu orang di Kabupaten Nganjuk dan Tulungagung ditangkap oleh Densus 88 Mabes Polri, Selasa (30/3).

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengatakan dari terduga teroris di Tulungagung berinisial NMR telah disita dua senjata api yang diduga akan digunakan untuk kejahatan terorisme. NMR ditangkap pada pukul 14.30 WIB di Desa Buntaran, Kecamatan Rejo, Tulungagung.

"Dari terduga teroris yang diamankan itu, diamankan juga beberapa barang bukti di antaranya dua pucuk senjata api rakitan," kata Gatot.

Dari rumah terduga teroris di Nganjuk berinisial LAM, polisi menyita satu buku “fiqih jihad”. Keduanya terduga teroris teridentifikasi sebagai anggota jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD), jaringan sama dengan pelaku pengeboman Gereja Katedral Makassar. JAD terafiliasi ISIS dan punya ciri teror menyasar rumah ibadah. Tercatat pada 2018 sel JAD mengebom gereja di Surabaya; pada 2019 mengebom gereja di Jolo Filipina; dan pada 2021 mengebom gereja di Makassar.

"Dari hasil informasi yang kami terima, kedua teroris tersebut merupakan jaringan kelompok radikal JAD (Jamaah Ansharut Daulah)," ujar Gatot.

Gatot menambahkan kedua terduga teroris juga terindikasi akan melakukan kejahatan terorisme di Jawa Timur.

Dia menyatakan tim Densus 88 Antiteror saat ini masih dilakukan pengembangan dan pendalaman bersama jajaran Polda Jatim. Kegiatan tersebut merupakan wujud kehadiran negara di tengah masyarakat.

Sebelumnya bom bunuh diri menarget Gereja Katedral Makassar meledak di pintu masuk saat ibadah Minggu Palma (28/3). Melukai setidaknya belasan orang. Bom jenis panci itu menewaskan pelaku sepasang suami istri baru menikah enam bulan.

Baca juga artikel terkait TERORISME atau tulisan lainnya

tirto.id - Hukum
Reporter: Antara
Editor: Zakki Amali