tirto.id -
Ribuan pendaftar itu terkumpul sejak kantor pemasaran Klapa Village dibuka usai peletakan batu pertama sekaligus launching pembangunan Rusun DP 0 Rupiah pada 18 Januari lalu.
"Jadi setelah launching kan banyak yang datang sampai sekarang. Kalau di kami sekitar 6000-an. Belum tahu yang ada di Dinas Perumahan," ujar Yorry saat dihubungi Tirto, Kamis (11/10/2018).
Rusun Klapa Village yang akan dijual tanpa uang muka dibangun di atas lahan seluas 1,4 hektare di samping Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pondok Kelapa, Jakarta Timur.
Awalnya, direncanakan bakal ada dua tower setinggi 20 lantai untuk program DP 0 Rupiah. Di sana bakal ada 703 unit dengan rincian 513 unit tipe 36 dan 190 unit tipe 21. Tipe 36, berisi dua kamar dan rencananya dijual Rp320 juta, sedangkan tipe 21 punya satu kamar akan dijual Rp185 juta.
Belakangan, menurut Yorry, jumlah unit yang akan dijual untuk program tersebut bertambah menjadi 780 unit. "Jadi sudah kita tambahkan kemarin. Sudah revisi jumlahnya total jadi 780 unit yang akan dijual," imbuhnya.
Rencananya, dikatakan Yorry, Pemprov DKI Jakarta bakal segera membuka pendaftaran dalam waktu dekat. Ia juga menyinggung rencana launching DP 0 Rupiah yang bakal dilakukan besok, Jumat (12/10/2018).
Namun, ia tak bisa menjelaskan apakah yang akan di-launching adalah Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang bakal menjadi pengelola program DP 0 atau proyek pembangunan baru rusun program tersebut.
"Rencananya besok, tanggal 12 ada launching. Tapi untuk lebih jelasnya nanti Dinas perumahan atau Kominfo yang akan kasih informasinya," tutur Yorry.
Penulis: Hendra Friana
Editor: Maya Saputri