Di Mana Letak Kursi Paling Aman di Pesawat Terbang?

Oleh: Agung DH - 30 November 2016
Dibaca Normal 1 menit
Dari tragedi kecelakaan pesawat di Kolombia muncul pertanyaan, di mana 6 penumpang pesawat Limia itu duduk dan bagaimana mereka bisa selamat dari maut?
tirto.id - Tragedi kecelakaan pesawat LMI 2933 yang membawa rombongan tim sepakbola Chapecoense Real Brazil jatuh di pegunungan Kolombia, Selasa (29/11/2016) waktu setempat. Pesawat Avro RJ85 dari British Aerospace 146 yang membawa tim sepak bola Chapecoense dan terbang Senin tengah malam waktu setempat itu jatuh sekitar 18 mil dari Bandara Internasional Jose Maria Cordova di Medellin.

Namun tragedi yang merenggut 77 nyawa tersebut menimbulkan banyak analisa dan spekulasi karena di antara 81 penumpang ada 6 orang—termasuk tiga pemain Chapecoense—selamat dari kecelakaan pesawat carteran jenis British Aerospace 146 milik maskapai Bolivia, Limia ini.

"Mengejutkan, ada yang selamat dari tragedi ini," kata analis penerbangan Inggris, Alex Macheras, dalam laman NBC News. "Bagaimana pesawat ini jatuh, di mana sebenarnya pesawat ini jatuh atau terjadi. Itu semua menjadi faktor penentu mengapa pesawat ini jatuh."

Dari tragedi itu muncul pertanyaan, di mana 6 penumpang pesawat Limia itu duduk dan bagaimana mereka bisa selamat dari maut?

Majalah Popular Mechanics sembilan tahun lalu menyimpulkan bahwa dari semua kecelakaan pesawat sejak 1971, didapati fakta unik bahwa penumpang yang duduk di kursi bagian belakang memiliki peluang 40 persen lebih besar untuk selamat, ketimbang penumpang yang duduk di kursi bagian depan.

Ed Galea, profesor dan ketua grup peneliti keselamatan bencana dari Universitas Greenwich, London, menyimpulkan bahwa letak tempat duduk pesawat bisa membantu penumpang selamat setelah pesawat mengalami kecelakaan.

Dipublikasikan pada 2011, analisis Galea menyimpulkan bahwa tempat duduk yang dekat bagian belakang pesawat dan dan tempat duduk di samping lorong pesawat, umumnya lebih aman. Kesimpulan ini ditarik setelah menganalisis sekitar 100 kecelakaan pesawat dan wawancara terhadap 1.900 korban selamat.

Dia menambahkan, mereka yang duduk pada lima baris kursi terakhir di bagian belakang pesawat adalah yang paling besar kemungkinannya untuk selamat.

Galea juga menyarankan kepada penumpang pesawat untuk berlatih membuka sabuk keselamatan dan menghitung baris kursi ke tempat keluar terdekat sebelum pesawat tinggal landas. Dengan cara ini, jika kabin dimasuki asap, penumpang dapat menaksir jalan untuk ke pintu keluar.

Mengingat pesawat yang membawa tim Chapecoense ini akan mendarat, Macheras yakin pesawat ini sudah terawasi dari jarak jauh dan tidak tiba-tiba hilang dari udara. Dan karena awalnya masih dalam kendali, maka itu meningkatkan peluang selamat para penumpang, kata dia.

Namun tetap saja Macheras tidak sepenuhnya yakin di mana keenam korban selamat itu duduk. Dia mengatakan begitu banyak faktor tersangkut dalam sebuah kecelakaan pesawat. Jadi, kata dia, penumpang jangan tergantung kepada tempat duduk yang dipilihnya dapat menyelamatkannya sewaktu kecelakaan.

Macheras juga mengungkapkan fakta unik bahwa para korban selamat dari kecelakaan pesawat biasanya adalah penumpang pesawat berbadan besar, mungkin ruang yang lapang mampu mengurangi dampak tabrakan, katanya.

Sumber: Antara

Baca juga artikel terkait KECELAKAAN PESAWAT CHAPECOENSE atau tulisan menarik lainnya Agung DH
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Agung DH
Penulis: Agung DH
Editor: Agung DH