Menuju konten utama

Datang Mencoblos, Zulkifli Hasan Didoakan Jadi Presiden

Zulkifli yang mendapat sambutan hangat mengharapkan semangat dari masyarakat tersebut menjadi pelajaran bagi para elite partai dan tim sukses dari masing-masing pihak.

Datang Mencoblos, Zulkifli Hasan Didoakan Jadi Presiden
Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan (tengah) bersama calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kanan) dan calon Wakil Gubernur Sandiaga Uno (kiri) melakukan swafoto saat deklarasi dukungan pasangan Anies-Sandi di Kantor DPP PAN, Jakarta, Rabu (22/3). PAN resmi mendeklarasikan dukungannya untuk pemenangan pasangan Anies-Sandi pada putaran kedua Pilgub DKI Jakarta. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan.

tirto.id - Hak suara dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta putaran dua juga ikut diberikan Ketua MPR Zulkifli Hasan hari ini, Rabu (19/4/2017). Ketika mendatangi TPS, Zulkifli Hasan mendapat sambutan hangat dan doa menjadi presiden dari masyarakat setempat.

Zulkifli yang datang seorang diri dengan mengenakan kemeja putih dan celana jeans serta beralas kaki santai, tiba di TPS 079, Cipinang Jaya, Jakarta, pada pukul 9.35 WIB untuk memberikan hak suaranya.

Sejak kedatangannya, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu menyalami semua orang, mendapat sambutan hangat, dan diajak foto bersama oleh masyarakat setempat. Kejadian itu juga terjadi di TPS 063 yang disambanginya untuk memantau jalannya proses pemungutan suara.

Di tempat terakhir ini, salah seorang warga mendoakan Zulkifli bisa menjadi presiden.

"Pak Zul saya doakan jadi presiden yang akan datang," kata seorang pria berpeci di TPS 063 yang diamini warga lainnya dan disambut senyum kecil Zulkifli Hasan.

Seperti dilansir dari Antara, Zulkifli yang mendapat sambutan hangat mengharapkan semangat dari masyarakat tersebut menjadi pelajaran bagi para elite partai dan tim sukses dari masing-masing pihak.

"Coba liat masyarakat kita habis dari TPS, walau milih beda-beda tidak ada masalah jadi saudara lagi semua, bahkan di kampung-kampung bisa minum kopi dan merokok bersama tak ada masalah. Kita ini makhluk sosial, memang seharusnya bertetangga harus guyub. Ini memberi pelajaran bagi elit politik agar jangan mengompori. Ini kan bukan lawan penjajah, yang berkompetisi kan anak bangsa juga," kata Zulkifli.

"Tim sukses juga jangan melampaui batas kata-katanya, apalagi para pemimpinnya [paslon] mereka harus memberi teladan, kesejukan, bukan memanaskan situasi, pemimpin itu jangan menjadi provokator. Jika semua bisa menempatkan diri sesuai tugas masing-masing, maju Indonesia ini," ujarnya menambahkan.

Baca juga artikel terkait PILGUB DKI JAKARTA 2017 atau tulisan lainnya dari Yuliana Ratnasari

tirto.id - Politik
Reporter: Yuliana Ratnasari
Penulis: Yuliana Ratnasari
Editor: Yuliana Ratnasari