Daftar Amalan Sunah di Hari Idul Adha, Selain Kurban dan Sholat Id

Oleh: Beni Jo - 29 Juli 2020
Dibaca Normal 1 menit
Selain melaksanakan sholat Id dan menyembelih hewan kurban, terdapat sejumlah amalan sunah lain yang dianjurkan untuk dilaksanakan pada hari Idul Adha.
tirto.id - Idul Adha atau sering pula disebut dengan hari raya kurban dirayakan oleh umat Islam pada setiap tanggal 10 Dzulhijjah. Di hari Idul Idha disunahkan untuk melakukan beberapa amalan. Di antara amalan sunah itu termasuk membaca takbir, melaksanakan sholat Idul Adha, menyembelih hewan kurban dan lain sebagainya.

Rangkaian ibadah pada Idul Adha dimulai sejak malam sebelum hari 10 Zulhijah, yakni melafalkan takbir dan mengumandangkannya di masjid, mushala atau rumah masing-masing. Kemudian, pada 10 Zulhijah pagi, umat Islam akan melaksanakan Sholat Idul Adha.

Sholat sunah dua rakaat tersebut biasanya digelar secara berjamaah di masjid, lapangan, maupun tempat terbuka lainnya yang menampung jamaah dalam jumlah banyak.

Kemudian, setelah sholat Idul Adha, dilanjutkan pemotongan hewan kurban yang sudah disiapkan. Untuk proses penyembelihan hewan kurban, selain di hari Idul Adha, juga bisa dilaksanakan pada tiga hari tasyrik, tanggal 11-13 Zulhijah.

Selain, melaksanakan sholat Id dan menyembelih hewan kurban, umat Islam juga dianjurkan agar melakukan sejumlah amalan sunah lain saat Idul Adha. Dikutip dari laman NU Online, setidaknya ada enam 6 amalan sunah yang dianjurkan untuk dilakukan pada hari raya Idul Adha sebagaimana perincian berikut.

1. Membaca Takbir

Membaca takbir bisa dilakukan pada malam hari raya Idul Adha, dari mulai tenggelamnya matahari hingga sebelum imam salat Ied naik ke mimbar untuk memulai kutbah salat Ied.

Umat Islam juga disunahkan untuk mengumandangkan takbir setelah sholat Idul Adha hingga saat waktu ashar pada tanggal 13 Dzulhijjah alias hari akhir untuk tasyriq.

2. Mandi sebelum sholat Idul Adha

Mandi sebelum melaksanakan sholat Idul Adha juga disunahkan. Waktu sunah untuk mandi yakni pada dini hari sebelum subuh, atau setelah salat subuh pada tanggal 10 Zulhijah. Namun, yang lebih utama adalah mandi sesudah subuh di hari Idul Adha agar badan dalam kondisi bersih dan segar sebelum berangkat menunaikan shalat Ied.

Sayyidina ‘Ali bin Abu Thalib serta Abdullah bin Umar diceritakan sudah membiasakan diri untuk mandi sebelum melakukan Shalat Id. Bahkan, kesunahan mandinya sama dengan ketika mandi sebelum shalat Jumat.

3. Memakai wangi-wangian

Amalan sunah berikutnya adalah memakai wangi-wangian, memotong rambut, memotong kuku, serta menghilangkan bau tidak sedap. Hal ini dilakukan demi mendapatkan keutamaan pada hari raya Idul Adha.

4. Memakai pakaian yang paling baik

Mengenakan pakaian terbaik, bersih sekaligus suci sangat dianjurkan pada saat Idul Adha. Namun, pakaian yang bersih dan suci juga sudah cukup.

5. Berjalan kaki ke masjid atau tempat sholat Idul Adha

Saat berangkat ke masjid atau tempat untuk melaksanakan sholat Idul Adha, sebaiknya dilakukan dengan cara berjalan kaki. Sedangkan bagi orang yang tidak mampu atau sudah berusia lanjut, bisa menggunakan kendaraan untuk menuju ke tempat sholat Idul Adha.

6. Makan setelah sholat Idul Adha

Perihal sunah makan, terdapat perbedaan antara Idul Fitri dan Idul Adha. Pada saat hari raya Idul Fitri, disunahkan untuk makan sebelum menyelenggarakan salat Ied. Sementara ketika hari raya Idul Adha, kesunahannya adalah makan setelah selesai melaksanakan salat Ied.


Baca juga artikel terkait IDUL ADHA atau tulisan menarik lainnya Beni Jo
(tirto.id - Sosial Budaya)

Kontributor: Beni Jo
Penulis: Beni Jo
Editor: Addi M Idhom
DarkLight