Cegah Hooligan Piala Dunia 2018, Inggris Tahan Paspor

Oleh: An Ismanto - 14 Juni 2018
Untuk mencegah Hooligan Piala Dunia 2018 bikin rusuh di Rusia, Inggris menahan paspor 1200 orang yang punya riwayat bikin rusuh di ajang olahraga internasional.
tirto.id - Aturan pelarangan menyaksikan laga sepakbola yang dikeluarkan pihak Home Office bisa berlaku hingga 10 tahun. Pelanggaran terhadap aturan ini merupakan tindakan pidana, dan dapat dijatuhi denda hingga 5.000GBP dan enam bulan bui.

Menjelang Piala Dunia Rusia 2018, Football Banning Orders Authority dari Home Office telah memerintahkan 1.312 orang untuk menyerahkan paspor secara sukarela. Dari jumlah itu, 1.254 telah menyerahkan paspor, atau dipaksa menyerahkan paspor, atau sama sekali tak punya paspor.

Polisi berusaha melacak 58 terduga hooligan lain yang belum menyerahkan paspor. Selain itu, mereka juga berjaha di pelabuhan dan selama Piala Dunia ke-21 untuk mencegah terduga hooligan lolos ke Moskow.

Paspor para terduga hooligan itu akan ditahan hingga Piala Dunia 2018 usai pada 15 Juli 2018.

Diperkirakan ada 10.000 warga Inggris yang melawat ke Rusia. Ada kekhawatiran bahwa mereka akan menghadapi intimidasi rasis dan homofobik serta ancaman kekerasan dan sentimen anti-Inggris dari hooligan Rusia.

Kerusuhan terakhir yang melibatkan Inggris tercatat pada Piala Eropa di Prancis 2016. Ada 5 orang Inggris cedera serius dan 30 butuh perawatan di rumah sakit.

Polisi Rusia telah meminta polisi Inggris untuk menyaring fans Inggris yang akan mendukung secara langsung di Rusia.

Bulan lalu, seorang anggota parlemen Inggris berpengaruh memperingatkan risiko tinggi yang dihadapai fans sepakbola LGBT dan etnis minoritas jika nekat ke Rusia.


Baca juga artikel terkait PIALA DUNIA 2018 atau tulisan menarik lainnya An Ismanto
(tirto.id - Olahraga)


Penulis: An Ismanto
Editor: An Ismanto