Cara Mengisi Bahan Bakar di SPBU Self Service Mudah dan Cepat

Oleh: Rachma Dania - 13 November 2019
Dibaca Normal 1 menit
Sudah terdapat 40 SPBU self service yang beroperasi di berbagai kota di seluruh Indonesia.
tirto.id - Sejak tahun 2014 PT Pertamina (persero) membuat terobosan baru dalam pelayanan penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) pada Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Indonesia dengan sistem pelayanan mandiri (self service).

Seperti dilansir dari laman Pertamina Retail, pertamina membangun gagasan baru untuk pelanggan dalam mengisi sendiri bahan bakar ke dalam tangki kendaraan bermotornya (roda dua maupun roda empat).

Sudah terdapat 40 SPBU self service yang beroperasi di berbagai kota di seluruh Indonesia. Kini sistem tersebut semakin berkembang dan semakin banyak dan menyebar ke berbagai daerah.

Akan tetapi, dengan dibangunnya gagasan baru ini, ada beberapa orang yang masih belum terbiasa dengan pengisian bahan bakar self service. Dilansir dari laman BUMN, berikut cara mengisi bahan bakar di SPBU Self Service:

1. Lakukan pembayaran terlebih dahulu ke petugas SPBU. Setelah itu, petugas akan memberikan struk pembelian sesuai jumlah/harga yang konsumen inginkan.

2. Melakukan scanning struk yang tadi diberikan petugas. Struk ini berfungsi sebagai alat pengoperasian mesin. (Kalau di mesin non-self service, biasanya petugas yang memencet tombol angka untuk memulai pengisian bahan bakar. Nah, kalau self service, mesin otomatis menampilkan jumlah bahan bakar yang akan diisi).

3. Mulailah mengisi bahan bakar dengan mengarahkan selang yang menempel pada dispenser SPBU ke dalam tangki (setelah scanning struk diterima mesin). Pastikan bahwa sebelumnya selang diangkat dari posisi yang benar. Tarik tuasnya dan bahan bakar akan mengalir, pastikan bahan bakar tidak tumpah kemana-mana.

4. Letakan selang dengan benar. Ketika selang diletakkan ke tempatnya, mesin akan mencetak struk pembelian.

5. Jika terdapat selisih antara yang dibayarkan dengan jumlah pengisian, maka mesin akan mengeluarkan dua struk. Struk pertama berisi jumlah bahan bakar yang keluar dari mesin actual value dan struk kedua berisi selisih antara pembayaran awal dengan aktual pengisian. Jika terdapat selisih, bawalah kedua struk tersebut ke kasir untuk memperoleh kembalian.

Perlu diingat bahwa khusus pengendara untuk roda dua, jangan langsung menyalakan motor di depan dispenser SPBU dengan kondisi pengemudi di sebelahnya yang sedang melakukan pengisian BBM.

Hingga kini sistem pengisian bahan bakar self service terus berkembang. Selain itu juga pembayaran bahan bakar secara non tunai atau cashless juga sudah mulai disediakan guna memudahkan pelayanan. Kini SPBU self-service juga mengakomodasi pembayaran menggunakan kartu RFID (Radio Frequency Identification), kartu kredit, kartu debit, dan e-money.


Baca juga artikel terkait SPBU atau tulisan menarik lainnya Rachma Dania
(tirto.id - Sosial Budaya)

Kontributor: Rachma Dania
Penulis: Rachma Dania
Editor: Alexander Haryanto
DarkLight