Cara Daftar Ulang SBMPTN 2022 di UNTIRTA: Jadwal 23-30 Juni

Penulis: Addi M Idhom - 23 Jun 2022 12:35 WIB
Dibaca Normal 3 menit
Berikut ini tata cara daftar ulang SBMPTN 2022 di UNTIRTA. Jadwal daftar ulang SBMTN 2022 di Untirta pada 23-30 Juni 2022.
tirto.id - Cara daftar ulang SBMPTN 2022 di Untirta bisa dilakukan secara online lewat situs admisi.untirta.ac.id. Sebelum melakukan pendaftaran ulang, calon mahasiswa yang lolos SBMPTN 2022 dengan pilihan Untirta perlu menyiapkan sejumlah dokumen untuk memenuhi persyaratan registrasi online.

Sesuai pengumuman dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, jadwal daftar ulang peserta SBMPTN 2022 di Untirta berlangsung pada 23-30 Juni 2022. Adapun jadwal pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) untuk peserta SBMPTN pada 3-14 Juli 2022.

Calon mahasiswa Untirta bisa segera melakukan registrasi atau daftar ulang setelah melihat status kelulusannya di SBMPTN 2022. Di tahun ini, Untirta menyediakan 2.238 kursi mahasiswa baru untuk jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri.

Pengumuman hasil SBMPTN 2022 dijadwalkan pada Kamis, 23 Juni 2022. Peserta bisa melihat pengumuman hasil SBMPTN 2022 pada pukul 15.00 WIB, Kamis sore, melalui link berikut:

pengumuman-sbmptn.ltmpt.ac.id.

Hasil SBMPTN 2022 juga bisa dicek melalui pengumuman di 29 laman mirror via link ini. Di antara 29 link mirror itu, termasuk sbmptn.untirta.ac.id.

Cara melihat pengumuman hasil SBMPTN 2022 bisa dengan langkah-langkah ini:


Jika lolos SBMPTN 2022, akan muncul keterangan bahwa peserta diterima di PTN dan prodi pilihannya. Namun, jika gagal lulus, ada keterangan yang menyebutkan bahwa peserta "tidak diterima di SBMPTN 2022."


Cara Daftar Ulang SBMPTN 2022 di UNTIRTA

Peserta SBMPTN 2022 yang dinyatakan lulus dan diterima di Untirta harus melakukan registrasi atau daftar ulang via laman admisi.untirta.ac.id. Jika tidak daftar ulang pada 23-30 Juni 2022, kelulusan calon mahasiswa Untirta di SBMPTN terancam batal.

Adapun sejumlah langkah dalam tata cara daftar ulang SBMPTN Untirta 2022 adalah sebagai berikut:

1. Buka email yang telah didaftarkan saat pendafaran SBMPTN 2022.

2. Cek pesan masuk dari Panitia Registrasi Mahasiswa Baru Untirta.

3. Jika belum ada pesan masuk, cek juga folder SPAM di email karena mungkin email dari Untirta masuk ke folder SPAM.

4. Cara lain, search di email dengan kata “Konfirmasi Pendaftaran.”

5. Pastikan email yang masuk dari Panitia Registrasi Mahasiswa Baru Untirta.

6. Email itu berisi Username dan Password untuk login ke admisi.untirta.ac.id.

7. Untuk daftar ulang, buka laman admisi.untirta.ac.id.

8. Login dengan Username dan Password yang dikirim panitia registrasi Untirta.

9. Lakukan registrasi ulang peserta SBMPTN 2022 sesuai instruksi di laman itu.

10. Lakukan pengisian data diri sesuai kolom yang muncul.

11. Unggah semua berkas dokumen persyaratan daftar ulang SBMPTN 2022 di Untirta.

12. Cetak bukti registrasi online dan simpan.

13. Lalu, cek pengumuman nilai UKT dengan login ke admisi.untirta.ac.id.

14. Lakukan pembayaran UKT sesuai jadwal (3-14 Juli 2022).

15. Tata cara pembayaran UKT di Untirta bisa dicek di tautan ini.

16. Setelah membayar UKT, calon mahasiswa akan mendapatkan NIM dan password yang bisa dipakai untuk login ke SIAKAD.

17. NIM dan password dipakai untuk kontrak matakuliah di siakad.untirta.ac.id.

18. Khusus pendaftar KIP-K bisa akses SIAKAD setelah dinyatakan sebagai penerima KIP-K.


Syarat Daftar Ulang SBMPTN 2022 di Untirta

Sebelum melakukan daftar ulang di Untirta, calon mahasiswa yang lolos SBMPTN 2022, perlu menyiapkan berkas-berkas dokumen persyaratan.

Saat registrasi online untuk daftar ulang di laman admisi.untirta.ac.id, peserta yang lulus SBMPTN 2022 harus mengunggah foto hasil scan dokumen-dokumen itu dari versi berkas asli.

Berikut sejumlah dokumen persyaratan untuk daftar ulang SBMPTN 2022 di Untirta:

1. Pakta Integritas Uang Kuliah Tunggal (Link download format)

2. Surat Pernyataan Mentaati Peraturan (Link download format)

3. Surat Keterangan Data Keluarga (Link download format)

4. Ijazah bagi lulusan 2020, 2021, dan 2022 (Asli/Dilegalisir)

5. Atau, Surat Keterangan Lulus (SKL) bagi lulusan 2022 yang belum memperoleh Ijazah (Asli/Dilegalisir)

6. Atau, Surat Keterangan Belum Ujian dari Sekolah bagi lulusan 2022 yang belum ujian (Asli/Dilegalisir)

7. Bagi yang belum ujian juga bisa menggunakan Surat Keterangan Kelas XII dari Sekolah (Asli/Dilegalisir)

8. Kartu Peserta Tes (Asli)

9. Akta Kelahiran (Asli/Dilegalisir)

10. Kartu Keluarga (Asli/Dilegalisir)

11. Bukti pembayaran listrik pelanggan pascabayar (Asli)

12. Atau, bukti pembelian token listrik bagi pelanggan prabayar (Asli)

13. Pelanggan listrik 450VA yang digratiskan pemerintah dan tidak memiliki bukti pembayaran bisa membuat bukti pembayaran di situs https://stimulus.pln.co.id.

14. Bukti SPT Pajak Penghasilan Tahunan bagi yang memiliki (Asli)

15. Pilih salah satu dokumen yang paling sesuai untuk diunggah

  • SPPT Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) 3 tahun terakhir
  • Surat Pernyataan tentang Luas Tanah dan Bangunan Rumah yang ditempati bagi yang tidak punya SPPT PBB (Link Download Format)
  • Bukti pembayaran sewa rumah bagi yang mengontrak/sewa ditambah Surat Pernyataan tentang Luas Tanah dan Bangunan Rumah yang ditempati (Link Download Format).

16. Surat Tes Bebas Narkoba terbaru dari Rumah Sakit Pemerintah/BNN (scan asli)

17. Surat Keterangan Kesehatan dari Rumah Sakit/Klinik/Puskesmas (scan asli)

18. Surat Pemeriksaan Tidak Buta Warna dari Rumah Sakit/Klinik/Puskesmas untuk Program Studi tertentu (ada 23 prodi). Unggah hasil scan dokumen asli.

19. Surat Sehat, Tidak Buta Warna, dan Bebas Narkoba harus yang terbaru, atau hasil pemeriksaan pada 23-30 Juni 2022.

20. Dokumen bukti penghasilan ayah atau penghasilan wali yang membiayai kuliah dengan ketentuan sebagai berikut:

  • Dokumen yang diunggah (Slip Gaji/Surat Keterangan Penghasilan, dll.) adalah dokumen terbaru. Tanggal terbit di tahun 2022. (scan asli).
  • PNS/TNI/BUMN/Karyawan Swasta: Slip Gaji / Bukti Penghasilan (maksimal dua bulan terakhir). Berkas asli, dicap, dan ditandatangani. (scan asli).
  • Wiraswasta/Petani/Pedagang/Buruh/Pekerjaan yang tidak mempunyai Slip Gaji/Tidak Mempunyai Pekerjaan Tetap: Surat Keterangan Penghasilan dari kelurahan dengan mencantumkan NAMA PEKERJAAN dan NOMINAL PENGHASILANNYA. Berkas asli, dicap, dan ditandatangani. (scan asli).
  • Pensiunan PNS: Surat Pensiun atau print out Buku Rekening Pensiun (maksimal 2 bulan terakhir). (scan asli).
  • Pensiunan Swasta: Surat Keterangan Pensiun dari Kantor (scan asli).
  • Jika ibu hanya Ibu Rumah Tangga, melampirkan Surat Keterangan dari kelurahan.
  • Jika ayah meninggal, isi kolom penghasilan Nol. Dokumen yang diupload Surat Kematian dari Kelurahan.
  • Jika ayah dan ibu tidak punya penghasilan, isi kolom penghasilan dengan Surat Keterangan Penanggung Jawab Biaya.
  • Kolom Penghasilan Ayah dan Ibu tidak boleh Nol dua-duanya.

21. Foto diri berukuran 4×6 dengan format JPG sesuai dengan ketentuan berikut.

  • Laki-laki: jas hitam, baju putih, dasi hitam, background merah,
  • Perempuan: jas hitam/blazer, baju putih, dasi hitam, background merah,
  • Perempuan berjilbab: jilbab warna putih, background merah, jas hitam/blazer tanpa dasi.

22. Berkas dan registrasi tambahan bagi pendaftar KIP-Kuliah bisa diakses lewat link ini.

23. Pertanyaan atau kolom isian yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Untuk pertanyaan tanpa tanda bintang bisa diisi jika ada datanya atau boleh dikosongkan.

24. Keterangan lebih lengkap bisa dicek melalui laman registrasi.untirta.ac.id.

Baca juga artikel terkait SBMPTN 2022 atau tulisan menarik lainnya Addi M Idhom
(tirto.id - Pendidikan)

Penulis: Addi M Idhom
Editor: Iswara N Raditya

DarkLight