Bulan Purnama Cold Moon Akan Terlihat di Indonesia 30 Desember 2020

Oleh: Dipna Videlia Putsanra - 28 Desember 2020
Dibaca Normal 1 menit
Bulan purnama cold moon atau long night moon akan tampak di Indonesia pada 30 Desember 2020.
tirto.id - Bulan purnama cold moon akan terlihat di Indonesia pada 30 Desember 2020. Menurut Edukasi Sains Antariksa LAPAN, puncak bulan purnama cold moon akan terjadi pukul 10.28.12 WIB. Bagi wilayah Indonesia Timur dan Indonesia Tengah, puncak purnama akan beriringan dengan tengah hari.

Secara tradisional, Bulan purnama yang jatuh pada Desember dinamakan Bulan Dingin Penuh (Full Cold Moon) dan Bulan Malam Panjang Penuh (Full Long Night’s Moon) karena pada saat itu di belahan Bumi bagian Utara, suhu menjadi sangat dingin dan durasi malam sangat panjang.

Selain itu, Bulan purnama kali ini juga dinamakan Bulan Ek Penuh (Full Oak Moon) karena di bulan ini, pohon ek masih dapat tumbuh di musim dingin belahan Utara meskipun tertutupi salju.

Dilansir Space.com, Bulan akan mengalami fase penuh atau menunjukkan seluruh "wajahnya" ke Bumi sekitar sebulan sekali. Pada sebagian besar waktu, bulan purnama tidak sepenuhnya "penuh".

Kita selalu melihat sisi bulan yang sama, tetapi sebagian lagi ada dalam bayangan. Hanya ketika bulan, Bumi, dan matahari sejajar sempurna, bulan 100% purnama, dan penyelarasan itu menghasilkan gerhana bulan.

Dan terkadang, kita akan mengalami bulan biru (blue moon), bulan purnama dua kali dalam sebulan (atau empat kali dalam satu musim.

Bulan purnama bulan ini terjadi pada 30 Desember. Bulan purnama akan tampak penuh pada malam sebelum dan sesudah puncaknya.

Infografik Bulan purnama cold moon
Infografik Bulan purnama cold moon. tirto.id/Fuad


Julukan bulan purnama Desember ini adalah Bulan Dingin (cold moon), tetapi peristiwa ini juga memiliki banyak julukan lain dari budaya yang berbeda.

Semua zona waktu diprediksi bisa melihat bulan purnama cold moon dengan jelas. Bulan akan memiliki lintasan yang tinggi di langit, memberikan tampilan yang optimal pada malam yang cerah dan tak berawan. Kabar baiknya, bulan akan tampak hampir penuh baik pada hari sebelum maupun setelah puncaknya.

Nama Bulan Dingin atau cold moon berasal dari Mohawk, yang memilih nama tersebut untuk menandakan waktu tahun ketika cuaca menjadi sangat dingin, menurut Almanak Petani. Nama lain bulan ini termasuk Frost Moon, Winter Moon, dan Long Night Moon.

Untuk melihat bulan purnama cold moon cukup mudah, temukan tempat dengan pemandangan langit yang cerah dan sesedikit mungkin cahaya buatan atau polusi cahaya. Karena bulan akan terbit sebelum matahari terbenam, Anda bahkan dapat mulai menelusuri cakrawala sebelum senja.

Bulan purnama cold moon juga merupakan peristiwa yang menguntungkan bagi para pengamat bintang. Bulan Desember telah menghadirkan hujan meteor terbaik tahun ini, gerhana matahari total, dan "Konjungsi Besar" yang sangat dekat antara Jupiter dan Saturnus.

Siapa tahu, bulan purnama terakhir ini bisa menjadi pertanda hal-hal baik yang akan datang di tahun 2021.


Baca juga artikel terkait BULAN PURNAMA atau tulisan menarik lainnya Dipna Videlia Putsanra
(tirto.id - Sosial Budaya)

Penulis: Dipna Videlia Putsanra
Editor: Agung DH
DarkLight