Borneo FC Resmi Berhentikan Fabio Lopez sebagai Pelatih

Oleh: Hendi Abdurahman - 8 April 2019
Dibaca Normal 1 menit
Borneo FC resmi berhentikan Fabio Lopez dari kursi pelatih pada Senin (8/4/2019).
tirto.id - Kabar mengejutkan datang dari Borneo FC yang tidak melanjutkan kerja sama dengan pelatih Fabio Lopez. Secara resmi tim berjuluk Pesut Etam tersebut memberhentikan pelatih berkebangsaan Italia itu pada Senin (8/4/2019).

“Terhitung sejak hari ini, kami sepakat untuk mengakhiri kerja sama. Keputusan ini diambil untuk membuat Borneo FC lebih baik lagi ke depannya,” beber pemilik klub, Nabil Husein sebagaimana dikutip laman resmi klub, Senin (8/4/2019).

Meski terasa janggal lantaran Fabio Lopez baru saja direkrut pada awal Januari 2019 menggantikan Dejan Antonic, Nabil mengatakan bahwa keputusan yang diambil oleh Borneo FC murni atas evaluasi tim yang telah disepakati oleh kedua belah pihak.

Sementara itu, Nabil menuturkan telah mengantongi serta menjalin komunikasi dengan beberapa pelatih sebagai pengganti Lopez. Kendati demikian, ia akan berhati-hati dalam menentukan pilihan agar tidak terulang kejadian serupa. Pengumuman siapa pelatih yang akan menukangi Renan Da Silva dan kawan-kawan disebut Nabil akan dikabarkan secepatnya.

“Yang jelas adalah ya. Nanti kalau oke dan semuanya beres saya kasih kabar secepatnya,” tambahnya.

Fabio Lopez telah menukangi Borneo FC dalam tujuh pertandingan. Mantan pelatih FK Banga Gargzdai tersebut mencatatkan tiga kali menang, sekali seri dan tiga kali kalah.

Diawali saat debut melawan Mojokerto Putra di leg pertama babak 32 besar Piala Indonesia, Borneo FC asuhan Fabio Lopez meraih kemenangan 1-3. Dua laga selanjutnya, Pesut Etam juga meraih kemenangan masing-masing atas Mojokerto Putra di leg kedua Piala Indonesia dan melawan PSS Sleman di leg pertama babak 16 besar Piala Indonesia.

Namun, penurunan performa terjadi di ajang Piala Presiden 2019. Tergabung di Grup D bersama Persija, Madura United dan PSS Sleman, Asri Akbar dan kolega selalu kalah dalam tiga laga yang dilakoninya. Tak hanya itu, produktivitas gol pun sangat buruk dengan kebobolan delapan gol dan tak pernah sekalipun membobol gawang lawan.


Baca juga artikel terkait LIGA 1 2019 atau tulisan menarik lainnya Hendi Abdurahman
(tirto.id - Olahraga)


Penulis: Hendi Abdurahman
Editor: Ibnu Azis