Tips Parenting

Bolehkah Bayi Mandi Saat Demam? Cara Atasi Demam pada Bayi & Anak

Kontributor: Yunita Dewi - 2 Agu 2022 15:00 WIB
Dibaca Normal 2 menit
Bolehkah bayi mandi saat demam dan bagaimana cara mengatasi demam pada bayi maupun anak-anak?
tirto.id - Mandi merupakan salah satu kegiatan yang harus dilakukan setiap hari untuk membersihkan tubuh dari keringat, kotoran, bakteri, atau kuman yang menempel pada kulit.

Namun, benarkah bayi atau anak tidak diperbolehkan mandi saat sedang demam?

Demam merupakan penyakit yang biasa menyerang anak-anak. Meski terkesan sepele, penyakit ini tidak boleh diabaikan karena dapat memberikan dampak lanjutan yang buruk, salah satunya ialah dehidrasi.

Jika si kecil mengalami dehidrasi, maka bisa menyebabkan kerusakan organ, kerusakan sistem saraf hingga kematian.

Menurut Dokter Spesialis Anak RS Premier Jatinegara, dr. Marissa Tania S. Pudjiadi, seperti dilansir laman Merries, demam disebabkan oleh tiga faktor, yakni demam biasa (common cold), demam karena radang tenggorokan, dan demam karena influenza.

Gejala ketiga demam tersebut cenderung sama, yakni panas tinggi hingga mencapai 37,5 º C dan bersin-bersin. Meski demikian, khusus untuk common cold, biasanya hanya berlangsung 1-3 hari saja dan akan sembuh dengan istirahat cukup.

Sebenarnya tidak ada yang melarang anak atau bayi untuk mandi ketika demam. Hanya saja, orang tua harus memperhatikan beberapa hal ketika hendak memandikan si kecil, di antaranya:

1. Pastikan suhu tubuh si kecil kurang dari 38º C. Dengan demikian, penting bagi setiap orang tua memiliki termometer sendiri di rumah.

2. Sebaiknya mandikan si kecil dengan air hangat dengan suhu sekitar 37-38º C. Sebab, air dingin bisa menutup pori-pori dan membuat panas dalam tubuh terjebak sehingga demam sulit turun.

Tidak dianjurkan memandikan si kecil dengan air yang lebih panas karena bisa membuat tubuhnya semakin panas.

Selain itu, karena kulitnya yang masih tipis dan sensitif, air yang terlalu panas bisa membuat kulitnya terluka.

3. Jangan kelamaan memandikan si kecil, maksimal 10 menit. Jika ia terlihat menggigil saat mandi, segera berikan selimut yang hangat hingga tubuhnya tidak menggigil kedinginan.

4. Sebaiknya gunakan sabun khusus anak-anak.

Sambil memandikan, orang tua bisa meminta anggota keluarga lain untuk sekalian membersihkan kamar tidur si kecil.

Ganti sprei dan sarung bantal dengan yang baru supaya tidurnya lebih nyaman dan nyenyak.

Setelah itu, cek kembali suhu si kecil setelah 15 menit dimandikan. Hal ini bertujuan untuk memastikan suhu tubuhnya tidak meningkat lagi.

Jika mengalami peningkatan suhu tubuh, sebaiknya berikan air putih dalam jumlah cukup.

Cara Mengatasi Demam pada Bayi dan Anak


Ilustrasi Bayi
Ilustrasi Bayi. FOTO/iStockphoto


Sebagaimana yang dilansir dari laman resmi RS Budi Sehat Purworejo, berikut hal-hal yang perlu diperhatikan orang tua untuk mengatasi demam pada bayi dan anak:

• Beri Parasetamol atau Obat Penurun Panas

Berikan parasetamol (asetaminofen) dengan dosis yang aman jika bayi telah menginjak usia lebih dari 3 bulan. Sementara itu, untuk bayi usia 6 bulan dapat diberi ibuprofen.

Dokter biasanya akan memberikan dosis aman untuk bayi, yakni sesuai dengan berat badan bayi.

Parasetamol dapat membantu bayi merasa lebih baik ketika panasnya lebih tinggi dan membuatnya tidak nyaman.

• Pakaikan Baju yang Tipis dan Menyerap Keringat

Sebaiknya, berikan pakaian yang tipis dan gunakan sprei atau selimut yang ringan supaya bayi merasa nyaman dan sejuk. Ini juga membantu tubuh bayi menjadi dingin secara alami.

Begitu pula sebaliknya, pendinginan alami tubuhnya akan terganggu jika dipaikan pakaian yang tebal.

• Jaga Suhu Kamar dan Rumah Tetap Sejuk

Dengan menjaga suhu kamar dan rumah dapat melindungi bayi dari kepanasan yang bisa membuat demamnya semakin memburuk.

Untuk menyejukkan udara bisa menggunakan kipas angin, namun jangan diarahkan secara langsung ke tubuh bayi.

• Mengompres Bayi

Salah satu cara menurunkan demam pada bayi adalah dengan mengompres. Orang tua bisa mengompres dengan meletakkan lap dingin dan lembap di dahi ketika bayi tidur.

• Mandikan dengan Air Hangat

Cobalah memandikan bayi dengan menggunakan air hangat. Namun, jangan terlalu panas maupun terlalu dingin. Ketika air menguap dari kulitnya, maka suhu tubuh bayi dapat segera turun.

Sebaliknya, hindari penggunaan air dingin karena justru dapat membuat suhu tubuh bayi naik dan menggigil. Usai mandi, segera usap tubuh bayi dengan handuk lembut dan berilah pakaian yang tipis.

• Berilah Asupan Minum yang Cukup

Memberikan minum yang cukup merupakan hal penting dilakukan guna menurunkan panas pada bayi.

Dengan menjaga bayi tetap terhidrasi dapat membantu panasnya cepat turun. Oleh sebab itu, berilah ASI atau susu formula pada bayi dengan cukup dan rutin.

Orang tua wajib memastikan bahwa bayi terhidrasi dengan cukup, yakni seperti mengeluarkan air mata saat menangis, mulutnya lembap, dan popoknya basah.

Jika si kecil sudah mengalami demam selama lebih dari 3 hari dan suhu tubuhnya sudah mencapai angka 37,5º C, segera hubungi dokter.

Infografik SC Mengatasi Demam pada Bayi
Infografik SC Mengatasi Demam pada Bayi. tirto.id/Tino



Baca juga artikel terkait LIFESTYLE atau tulisan menarik lainnya Yunita Dewi
(tirto.id - Gaya Hidup)

Kontributor: Yunita Dewi
Penulis: Yunita Dewi
Editor: Dhita Koesno

DarkLight