Bertambah 865 KM, PGN Salurkan Gas Bumi 1.591 MMSCFD

- 6 April 2016
Sekretaris PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Persero, Heri Yusup mengatakan, hingga saat ini total panjang pipa transmisi dan distribusi yang dimiliki terus bertambah.
tirto.id - Sekretaris PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Persero, Heri Yusup mengatakan, hingga saat ini total panjang pipa transmisi dan distribusi yang dimiliki terus bertambah.

Menurut Heri, pada akhir 2014, total panjang pipa PGN baru mencapai 6.161 km, dan hingga saat ini terus mengalami perpanjangan hingga menjadi 7.026 kilometer.

"Sampai saat ini total panjang pipa yang sudah kami bangun dan operasikan mencapai 7.026 km," katanya di Jakarta pada Rabu (6/4/2016).

Itu artinya, selama satu tahun, PGN sudah memprpanjang pipa sebanyak 865 km atau 14 persen.

Panjang pipa transmisi dan distribusi gas bumi PGN sebesar 7.026 km tersebut mencakup 76 persen pipa gas bumi hilir di seluruh Indonesia.

Sementara itu, Kepala Divisi Komunikasi Korporat PGN Irwan Andri Atmanto menambahkan, dengan pipa gas bumi yang telah dibangun tersebut, PGN dapat menyalurkan gas sebesar 1.591 juta kaki kubik per hari (MMSCFD).

Bahkan dari penyaluran gas bumi PGN kepada pelanggan tersebut, Irwan mengklaim mampu menciptakan penghematan hingga Rp88,03 triliun per tahun.

"Kami akan terus membangun infrastruktur gas bumi, sehingga dapat meningkatkan pemanfaatan produksi gas bumi nasional," kata Irwan.

Saat ini, selain memasok gas bumi untuk industri besar dan pembangkit listrik, PGN juga menyalurkan gas bumi ramah lingkungan untuk 107.690 rumah tangga, 1.857 usaha kecil, mal, restoran dan rumah makan.

Pelanggan PGN itu tersebar di berbagai wilayah mulai dari Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Riau, Sumatera Selatan, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Utara dan Sorong Papua.

Lebih lanjut, Irwan berharap ke depannya pemerintah turut andil dalam pengembangan infrastruktur gas bumi agar dapat berjalan dengan baik.

"Kami berharap dukungan pemerintah pusat dan daerah dalam setiap pembangunan infrasturktur pipa PGN, seperti alokasi gas bumi dan kemudahan perizinan di pusat dan di daerah," kata Irwan. (ANT)

Baca juga artikel terkait GAS BUMI atau tulisan menarik lainnya
(tirto.id - )

Reporter: Rima Suliastini
Penulis: