Berita Perang Rusia-Ukraina Terbaru & Apa yang Terjadi Hari Ini?

Penulis: Alexander Haryanto - 17 Jun 2022 13:20 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Berita perang Rusia-Ukraina hari ini, 17 Juni 2022, situasi terkini dan kondisi terbarunya.
tirto.id - Perang Rusia dan Ukraina sudah memasuki hari ke-114. Menurut berita terbaru, Jumat, 17 Juni 2022, ratusan warga sipil yang bersembunyi di pabrik kimia Azot di wilayah Sievierodonetsk tidak dapat mengungsi karena Rusia terus menembakkan artilerinya.

Seperti dikutip The Guardian, Gubernur Luhansk, Serhiy Haidai mengatakan kepada CNN, ada sekitar 568 orang, termasuk 38 anak-anak masih berlindung di pabrik Azot.

Sementara itu, kantor berita Interfax melaporkan, seorang pemimpin separatis yang didukung Rusia mengklaim, pasukannya akan kembali membuka koridor kemanusiaan bagi warga sipil untuk meninggalkan pabrik tersebut.

Dalam wawancaranya bersama BBC, Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov mengatakan, negaranya tidak akan ragu-ragu menunjukkan siapa mereka dalam konteks operasi militer di ukraina.

“Kami tidak menginvasi Ukraina, kami mendeklarasikan operasi militer khusus karena kami sama sekali tidak memiliki cara lain untuk menjelaskan kepada barat bahwa menyeret Ukraina ke NATO adalah tindakan kriminal,” katanya.

Di sisi lain, para pemimpin Prancis, Jerman dan Italia telah berjanji mendukung Ukraina untuk bergabung dengan Uni Eropa.

NATO juga sudah menyatakan komitmennya untuk menyediakan peralatan guna mempertahankan hak Ukraina dalam membela diri. NATO juga akan mengerahkan banyak pasukan di sisi timurnya.

Sekretaris Jenderal NATO, Jens Stoltenberg, mengutuk Rusia dalam “perang tanpa henti melawan Ukraina”. Dia mengatakan NATO terus menawarkan “dukungan yang belum pernah terjadi sebelumnya sehingga dapat mempertahankan diri melawan agresi Moskow”.

Infografik SC Hari ke 111 Perang Rusia Ukraina
Infografik SC Hari ke 111 Perang Rusia Ukraina. tirto.id/Fuad


Situasi Perang Rusia-Ukraina Terbaru

Al Jazeera melaporkan, militer Rusia mengaku telah memakai rudal jarak jauh untuk menghancurkan sebuah depot di wilayah barat Ukraina, Lviv. Wilayah itu dekat perbatasan Polandia tempat menyimpan amunisi senjata yang dipasok NATO.

Gubernur Luhansk, Serhiy Haidai mengatakan, serangan Rusia baru-baru ini telah menghantam sebuah bangunan tempat warga sipil berlindung. Menurut pejabat setempat, setidaknya ada tiga warga sipil tewas dan tujuh terluka oleh serangan udara Rusia di kota timur Lysychank.

Di sisi lain, serangan roket yang diluncurkan Rusia tadi malam telah menghantam pinggiran kota Sumy, bagian Ukraina utara. Insiden itu menewaskan empat orang dan melukai enam orang.

Gubernur regional Dmytro Zhyvytskyi mengatakan serangan roket lain menghantam distrik Dobropillia, yang terletak di sebelah perbatasan Rusia, pada pukul 5 pagi pada hari Kamis, diikuti oleh 26 mortir yang ditembakkan dari seberang perbatasan.

Dua warga Amerika Serikat yang melakukan perjalanan ke Ukraina untuk berperang melawan pasukan Rusia telah hilang selama seminggu. Anggota keluarga khawatir kalau mereka ditangkap.

Seorang juru bicara keamanan nasional Gedung Putih mengatakan laporan itu benar. Amerika Serikat mengaku "akan melakukan segala yang kami bisa" untuk mendapatkannya kembali.


Baca juga artikel terkait PERANG RUSIA VS UKRAINA atau tulisan menarik lainnya Alexander Haryanto
(tirto.id - Politik)

Penulis: Alexander Haryanto
Editor: Iswara N Raditya

DarkLight