tirto.id - Karopenmas Mabes Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, tidak ada target dari Polri yang ikut seleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2019-2023.
Target yang dimaksud ialah jumlah perwira Korps Bhayangkara yang menjabat sebagai komisioner lembaga antirasuah itu.
"Tidak ada. Itu kewenangan panitia seleksi. Yang jelas Polri sudah mempersiapkan Pati terbaik," ucap Dedi di Mabes Polri, Jumat (12/7/2019).
Para Pati yang mendaftar itu, Dedi menilai mereka memiliki komitmen dan integritas tinggi.
"Silakan panitia seleksi yang memilih dengan menggunakan mekanismenya. Sangat ketat," sambung dia.
Ia juga menanggapi soal keikutsertaan kembali Basaria Panjaitan dalam seleksi Capim KPK ini.
"Basaria kemungkinan memiliki peluang yang cukup besar [untuk lolos]," ucap Dedi.
Basaria Panjaitan yang merupakan pensiunan Polri yang kembali ikut seleksi. Kini selain Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi itu barisan petahana KPK yang turut mendaftar ialah Alexander Marwata dan Laode M Syarif. Selama ini belum ada komisioner yang terpilih lagi memimpin KPK untuk dua periode.
Perwakilan Pati Polri yang mengikuti seleksi capim KPK terdapat 9 orang yang lolos seleksi administrasi, termasuk Basaria Panjaitan, yang merupakan perwira tinggi.
Pansel Capim KPK menerima 376 pendaftar. Dalam seleksi administrasi, ada 192 orang pendaftar yang lolos untuk tahap berikutnya yakni uji kompetensi yang meliputi objective test dan penulisan makalah.
Penulis: Adi Briantika
Editor: Zakki Amali