Menuju konten utama

Bangun Sinergi, PPIH Arab Saudi Asal Bekasi Ikut Hadiri Manasik

Kehadiran ini menjadi bagian dari penguatan sinergi demi memastikan penyelenggaraan haji 2026 berjalan sukses.

Bangun Sinergi, PPIH Arab Saudi Asal Bekasi Ikut Hadiri Manasik
PPIH Arab Saudi menghadiri bimbingan manasik haji Kecamatan Tambun Utara, Tambelang, Sukawangi, Kabupaten Bekasi, Sabtu (14/2/2026). FOTO/MCH 2026
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi menghadiri kegiatan bimbingan manasik haji untuk jemaah dari tiga kecamatan di Kabupaten Bekasi, yaitu Tambun Utara, Tambelang, dan Sukawangi. Kehadiran ini menjadi bagian dari penguatan sinergi demi memastikan penyelenggaraan haji 2026 berjalan sukses dan berkualitas.

Tim PPIH Arab Saudi yang hadir terdiri dari Muhammad Hatoati dari Layanan Akomodasi dan Wakhidi dari layanan Perlindungan Jemaah dan Penanganan Krisis dan Pertolongan Pertama pada Jemaah Haji (PKP2JH). Forum ini sekaligus menjadi wadah konsolidasi antara PPIH Arab Saudi, PPIH Kloter, Petugas Haji Daerah (PHD), ketua rombongan, ketua regu, serta para calon jemaah haji.

Perwakilan PPIH Arab Saudi, Muhammad Hatoati atau Hato, mengatakan, petugas haji akan memberikan layanan terbaik kepada seluruh jemaah, sehingga para jemaah dapat beribadah dengan aman, dan nyaman.

Hato juga menyampaikan ibadah haji membutuhkan kesiapan fisik yang baik. Ia mengingatkan bahwa sebagian besar rangkaian ibadah haji merupakan aktivitas fisik yang menguras tenaga.

“Sekitar 90 persen ibadah haji adalah aktivitas fisik yang cukup melelahkan dan membutuhkan kondisi tubuh yang prima. Karena itu, persiapan kesehatan harus dimulai dari sekarang,” kata Hato di hadapan calon jemaah haji.

Hato mengimbau agar calon jemaah membiasakan pola hidup sehat, termasuk rutin berjalan kaki setelah salat subuh sebagai latihan fisik. Kebiasaan sederhana tersebut dinilai efektif untuk membangun stamina menghadapi mobilitas tinggi dan kepadatan jemaah di Tanah Suci.

Selain kesiapan fisik, PPIH juga memastikan kesiapan layanan. Layanan yang diberikan meliputi akomodasi, transportasi, konsumsi, kesehatan, bimbingan ibadah, hingga layanan pendukung lainnya. Layanan akomodasi, seperti pemondokan jemaah haji di hotel akan dilayani secara prima dengan mengedepankan keamanan dan kenyamanan, sehingga jemaah dapat menjalankan ibadah dengan baik.

Sementara itu, Wakhidi dari layanan PKP2JH menayampaikan “Jika di Tanah Suci melihat petugas berseragam seperti yang kami pakai, Bapak dan Ibu jangan ragu untuk memanggil atau meminta bantuan. Kami siap melayani dengan senang dan tulus.”

Ia mengatakan, hal tersebut adalah komitmen petugas PPIH Arab Saudi untuk melayani para jemaah. Wakhidi juga mengatakan, kegiatan silaturahmi ini menjadi sarana membangun komunikasi dan hubungan kerja yang solid sejak dini.

Menurut dia, dengan sinergi yang telah terjalin lebih awal antara PPIH Arab Saudi, PPIH Kloter serta calon jemaah, diharapkan akan berjalan lebih efektif dan lebih baik demi memberikan layanan terbaik untuk jemaah.

Selian itu, kehadiran PPIH dalam bimbingan manasik ini juga akan mampu lebih mendekatkan dan saling kenal antara calon jemaah dengan petugas, sehingga dapat memberikan rasa aman dan ketenagan bagi jamaah.

Suksesnya haji 2026 merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Menteri Haji dan Umrah (Menhaj), Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan, menekankan, indikator utama keberhasilan adalah rendahnya angka kematian jemaah, bahkan harus ditekan sampai nol, termasuk kepuasan jemaah haji atas layanan yang diberikan di Tanah Suci.

Dalam konteks tersebut, PPIH menjadi ujung tombak pelayanan sekaligus penentu keberhasilan penyelenggaraan haji 2026. Kepala Kantor Haji dan Umrah Kabupaten Bekasi menyambut baik kehadiran PPIH Arab Saudi dalam kegiatan manasik sebagai bentuk sinergi antara pusat dan daerah.

Baca juga artikel terkait HAJI 2026 atau tulisan lainnya dari Abdul Aziz

tirto.id - Flash News
Penulis: Abdul Aziz
Editor: Abdul Aziz