Bagaimana Cara Agar Kuat Puasa dan Bugar Selama Bulan Ramadan?

Oleh: Dewi Adhitya S. Koesno - 29 April 2020
Dibaca Normal 1 menit
Cara agar kuat puasa dan tubuh tetap bugar selama bulan Ramadan, salah satunya tetap berolahraga.
tirto.id - Saat berpuasa, tubuh sedang beradaptasi untuk tidak makan dan minum seharian. Menjadi hal yang wajar jika di awal-awal puasa tubuh jadi cepat letih dan lelah selama bulan Ramadan.

Banyak cara yang bisa dilakukan agar tubuh tetap kuat dan tidak merasa letih terus menerus selama berpuasa.

Seperti dilansir Antara, Rabu (29/4/2020), ahli nutrisi bersertifikat Lulwa Alarmali dari Dubai Gym Embody Fitness memberikan tips pola makan sehat dan seimbang yang dapat membantu tubuh kuat, tetap bugar, dan sehat selama menjalani puasa Ramadan.

Cara agar kuat puasa


Berikut ini cara yang bisa dilakukan agar kuat puasa dan tubuh tetap bugar:

1. Tetap terhidrasi

Alarmali menyarankan jangan minum banyak air dalam sehari pada jam terakhir di saat sahur. Tetapi, usahakan minum air sebanyak 200 hingga 500 ml air tiap jam, selama kurun waktu berbuka hingga sahur.

"Tubuh akan terkejut bila Anda tiba-tiba mengonsumsi banyak air dalam satu waktu," ujar Alarmali.

2. Tidak mengonsumsi gula secara berlebih

Hindari konsumsi gula berlebih atau konsumsi karbohidrat sederhana dalam jumlah besar. Contoh karbohidrat senderhana adalah nasi, roti, pastri, soda dan jus buah kemasan.

"Konsumsi gula atau karbohidrat berlebihan dapat memicu meningkatnya produksi insulin. Hal ini memicu tubuh untuk menginginkan asupan gula lebih banyak lagi," kata Alarmali.

Untuk mengatur kadar gula dalam tubuh supaya tetap stabil dan mengurangi keinginan konsumsi makanan manis, cobalah untuk mengkonsumsi lebih banyak protein dan lemak sehat.

3. Selalu masukkan protein ke menu buka puasa

Jika kerap melakukan olahraga sebelum berbuka puasa, maka perlu melengkapi hidangan berbuka dengan protein yang mudah dicerna dan tentu saja karbohidrat.

"Protein whey adalah pilihan yang bagus untuk berbuka puasa, sebelum memulai makanan utama. Namun bila Anda laktosa intoleran, cobalah untuk konsumsi minuman asam amino esensial," jelas Alarmali.

4. Tetap berolahraga

Waktu terbaik untuk berolahraga selama bulan Ramadan adalah pagi-pagi sekali segera setelah sahur, atau sebelum berbuka puasa. Selain itu bisa juga berolahraga 1 atau 2 jam setelah berbuka puasa.

"Hal ini memungkinkan tubuh Anda untuk menggunakan sumber bahan bakar eksternal daripada memecah otot dan protein tanpa kemampuan untuk pulih," ucap Alarmali.

5. Perbanyak serat

Mengonsumsi makanan berserat tinggi sebagai makanan sahur, sangat penting untuk mencegah rasa kelaparan selama berpuasa.

"Serat membuat perut kenyang lebih lama dan tidak menghasilkan lonjakan insulin, menghilangkan gula atau membuat Anda ingin mengkonsumsi karbohidrat," pungkas Alarmali.


Baca juga artikel terkait RAMADAN atau tulisan menarik lainnya Dewi Adhitya S. Koesno
(tirto.id - Kesehatan)

Penulis: Dewi Adhitya S. Koesno
Editor: Agung DH
DarkLight