Baasyir Bebas, Aparat Gabungan Patroli di Ponpes Al Mukmin Ngruki

Reporter: - 8 Januari 2021
Dibaca Normal 1 menit
Aparat gabungan berpatroli di sekitar Ponpes Al Mukmin Ngruki memastikan tidak ada kerumunan jelang kedatangan Abu Bakar Baasyir.
tirto.id - Tim gabungan TNI, Polri, dan Satpol PP Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, melakukan patroli yustisi di kawasan Ponpes Al-Mukmin Ngruki, Cemani, Sukoharjo, Jawa Tengah Jumat, menjelang kedatangan Abu Bakar Ba'asyir yang baru saja bebas dari Lapas Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat.

Dilansir dari Antara, Jumat (8/1/2021), aparat terus mengingatkan masyarakat untuk tetap memakai masker dan menjaga jarak serta menghindari kerumunan guna mencegah penyebaran virus corona.

Tim gabungan dari Polres Sukoharjo dan Satuan Brimob bersenjata lengkap dengan sepeda motor dan kendaraan taktis (rantis). Sementara itu, anggota tim dari TNI menggunakan rantis, dan Satpol PP terlihat bersiaga di truk.

Mereka berpatroli di sekitar Ponpes Ngruki Sukoharjo dengan melintasi kawasan itu hingga tiga kali guna memastikan tidak ada kerumunan di wilayah itu.

Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas dan Dandim 0726/Sukoharjo Letkol Inf. Agus Adhy Darmawan terus mengimbau warga setempat agar tetap mengenakan masker dan menjauhi kerumunan untuk mencegah penularan COVID-19

Menurut AKBP Bambang Yugo Pamungkas jika ada masyarakat yang berkerumun, pihaknya meminta mereka membubarkan diri.

Bambang mengklaim aparat keamanan tidak melakukan pengamanan khusus terkait dengan kepulangan Abu Bakar Baasyir di Sukoharjo. Akan tetapi, Satgas COVID-19 yang melakukan operasi yustisi untuk menjaga supaya tidak ada kerumunan massa.

Sementara itu, Juru Bicara Pondok Pesantren Al-Mukmin Ngruki, Sukoharjo, Jawa Tengah Endro Sudarsono mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan pengamanan internal terkait dengan protokol kesehatan (prokes) di ponpes terkait dengan kedatangan Abu Bakar Baasyir.

Endro memastikan pihaknya tidak akan menggelar acara untuk menyambut kedatangan Abu Bakar Baasyir yang baru saja bebas murni dari Lapas Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat, Jumat (8/1/2021) pagi tadi.

Endro mengatakan semua gerbang pintu masuk, baik dari utara, selatan, maupun barat, ditutup rapat dengan dijaga oleh petugas ponpes. Dengan demikian, yang bisa masuk hanya petugas keamanan, orang-orang pondok, dan alumni pondok.

"Kami juga membatasi orang masuk ke Ponpes Ngruki sehingga kemungkinan kecil tidak terjadi kerumunan. Ponpes juga tidak ada acara apa-apa dengan kedatangan Ustaz Abu Bakar Ba'asyir," kata Endro, Jumat (8/1/2021) dilansir dari Antara.

Endro mengatakan bahwa rombongan Baasyir dari Bogor ada delapan mobil, yakni mobil keluarga, Tim Pengacara Muslim (TPM), dan tenaga medis. Rombongan diperkirakan akan tiba di Ponpes sekitar pukul 14.00 WIB.

"Kami sudah mengimbau masyarakat tidak ada acara penyembutan, baik melalui pengumuman yang ditempelkan di depan pintu masuk ponpes maupun media sosial. Semoga semua berjalan lancar," katanya.


Baca juga artikel terkait ABU BAKAR BAASYIR atau tulisan menarik lainnya
(tirto.id - Hukum)

Sumber: Antara
Editor: Bayu Septianto
DarkLight