Indeks Tulisan

"Hobbit" dari Flores Bukan Pemburu, tapi Pemakan Sisa Komodo
Lewat eksperimen pemberian makan kepada komodo, tim peneliti menyimpulkan Homo floresiensis bukan pemburu utama, tapi pemakan sisa setelah predator utama.

Bagaimana Tubuh Merespons Sepak Bola dengan Tensi Tinggi?
Ketegangan saat menyaksikan pertandingan sepak bola dengan tensi tinggi berpotensi membuat lonjakan kinerja organ kardiovaskular, dan itu berbahaya.

Lada Niva, Off-Roader Era Soviet yang Masih Bisa Diandalkan
Dengan segala kelebihan dan kekurangannya, Lada Niva menjadi wajah berbeda dari industri otomotif negara komunis yang sering terdengar cerita miring.

Model Bahasa Besar Tidak Cerdas, AI Seperti Apa yang Lebih Baik?
Yann LeCun menilai LLM akal imitasi tak akan membawa teknologi tersebut kepada kecerdasan setara manusia. Dia mengembangkan alternatif lain: World Model.

Menjalani Hidup Sehat ala Nenek-Nenek Italia
Hidup sehat, yang sebenarnya merupakan laku umum orang zaman dulu, kini menjadi tren, seolah itu bukan hal lumrah sejak awal. Nonnamaxxing salah satunya.

Bukan Lotere, Bukan Adu Nasib, Adu Penalti Adalah Sains
Adu penalti sarat akan tekanan psikologis, dari rekan setim, suporter, hingga pelatih. Namun, bukan berarti hasilnya ditentukan oleh takdir belaka.

Piala Dunia 2026, Pesta Sepakbola yang Paling Merusak Lingkungan
Format 48 negara peserta dan 104 pertandingan yang digelar di 3 negara, membuat Piala Dunia 2026 berpotensi menghasilkan total emisi sekitar 15 juta ton.

Anthropic vs. Washington dan Regulasi AI yang Perlu Dirombak
Anthropic dan pemerintah AS sudah berkali-kali berkonfrontasi, terutama soal kebijakan kontrol dan batas penggunaan. Tapi yang paling rentan? Pengguna.

Menyewa "Tukang Pukul" Juga Bisa Dilakukan oleh Orang Utan
Demi melindungi kerabat atau kekasih, manusia bisa melakukan apa saja. Tapi, nyatanya tak cuma manusia yang bisa begitu. Orang Utan juga sama.

Perdebatan Soal Messi vs. Ronaldo Dipengaruhi oleh Ideologi?
Cara orang membela mati-matian Ronaldo maupun Messi bisa jadi dilandasi oleh ideologi tertentu. Survei akademis dari NTU, Korea, mencoba memvalidasi itu.
Masuk tirto.id








