Kami menggunakan cookie untuk mengumpulkan dan menyimpan informasi tentang interaksi Anda dengan situs web Kami. Kami juga membagikan informasi penggunaan situs Kami oleh Anda dengan mitra iklan dan analitik. Data interaksi tersebut akan Kami gunakan sebagai bahan analisa untuk membuat produk/layanan terbaik sesuai preferensi pengguna.
Indeks Tulisan
"Masuknya Bank Asing karena Lobi dan Tekanan"
Pro dan kontra muncul saat pemerintah menetapkan sejumlah bank persepsi dana repatriasi hasil tax amnesty. Jika pada awalnya hanya ditunjuk empat bank BUMN, kemudian ditambah bank swasta nasional menjadi tujuh bank. Belakangan, ditambah lagi menjadi 19 bank yang di dalamnya terdapat bank asing.
Pro Kontra Bank Asing Jadi Penampung Dana Tax Amnesty
Pemerintah telah menunjuk 18 bank persepsi khusus untuk menampung dana repatriasi hasil tax amnesty. Empat di antaranya merupakan bank asing. Mengapa harus melibatkan bank asing?
Belajar Tax Amnesty dari Nelson Mandela
Pemerintah Afrika Selatan sukses menjalankan kebijakan tax amnesty di negerinya. Sementara Argentina, Chili dan Kolumbia gagal. Pemerintahan Jokowi dituntut melakukan reformasi perpajakan.
Ketika Para Jenderal (Terpaksa) Mencari "Sampingan"
Keberadaan para jenderal purnawirawan dalam posisi elite sebuah entitas bisnis sudah muncul sejak era 1960-an. Ada permintaan, ada penawaran. Entitas bisnis membutuhkan kehadiran pak jenderal. Sementara pak jenderal juga diuntungkan karena bayarannya yang cukup menggiurkan.
Kebakaran Hutan dan Hukum yang Timpang
Polda Riau mengeluarkan SP3 untuk 15 perusahaan yang disangka melakukan pembakaran hutan di Riau pada Juli 2015 lalu. Polisi mengaku tak bisa menemukan bukti yang bisa menyeret 15 perusahaan itu sebagai tersangka pembakar hutan.
Vaksin Palsu: Bukan Sekadar Kasus Peredaran Obat Palsu
Vaksin palsu beredar di masyarakat sejak 2003. Kasus ini tak cukup hanya direspons dengan pengenaan pasal pengedaran obat palsu. Pemalsuan vaksin bisa mengakibatkan penyakit bahkan kematian jika suatu saat konsumennya terkena wabah. Kepercayaan terhadap imunisasi pun bisa menurun.
"Utang Membuat Mata Orang Terbelalak"
Persoalan utang menjadi isu yang kerap menuai pro dan kontra. Bagi banyak negara, termasuk Indonesia utang dari luar negeri sudah jadi kebutuhan di tengah tak berdayanya sumber dalam negeri membiayai pembangunan.
"Jangan Sampai Materi Menghalangi Mimpi Menjelajah Dunia"
Berkeliling dunia dengan moda pesawat udara mungkin biasa, tapi tidak dengan kendaraan bermotor. Jeffry Polnaja (54) melakukannya. Dengan menunggangi motor BMW R-1150-GS Adventure Limited Edition, pengusaha asal Bandung ini menjelajahi lima benua, melintasi 97 negara, serta menempuh jarak 420.000 km selama 2.163 hari.
"Bonus Demografi Berpotensi Memunculkan Konflik Sosial"
Ada banyak syarat agar Indonesia berhasil mendapatkan keuntungan dari bonus demografi. Investasi pendidikan adalah salah satunya. Tanpa itu semua, bonus demografi akan menunculkan banyak masalah.
Beda Korsel, Amerika Latin, dan Soekarno
Korea Selatan sukses menyambut kedatangan masa puncak bonus demografi di negerinya. Sejak 30 tahun silam, mereka mengirim para pemudanya untuk belajar di negara-negara maju. Kini, mereka menikmati hasil dan menjadi salah satu kekuatan ekonomi di Asia dan bahkan dunia.
Masuk tirto.id









