Jay Akbar

Indeks Tulisan

Politik
Rabu, 28 Jun 2017

Al Jazeera Tak Menyerah Meski Hendak Dibungkam Arab Saudi Cs

Koalisi Arab Saudi menuntut Qatar untuk menutup Al Jazeera. Al Jazeera bergeming dan menyatakan tidak akan menyerah.
Humaniora
Minggu, 25 Jun 2017

Alfarabi Sang Guru Kedua

Alfarabi dianggap sebagai filsuf Islam pertama yang secara sungguh-sungguh mengkaji filasafat Yunani klasik. Ia dijuluki terhormat: The Second Master atau Guru Kedua setelah Aristoteles.
Humaniora
Selasa, 20 Jun 2017

Kenangan Ramadan: dari Begibung sampai Maidaturrahman

Saat kuliah di Mesir, Zainul dan teman-temannya senang "berburu" tempat-tempat yang menggelar maidaturrahman.
Politik
Minggu, 18 Jun 2017

Kebakaran di Ruang Pansus DPR: Angket Pelindo II Harus Aman

Terjadi kebakaran di ruang rapat Pansus Angket Pelindo II, Gedung Nusantara II, DPR RI yang diperkirakan karena ada hubungan arus pendek listrik.
Sosial Budaya
Jumat, 16 Jun 2017

Kenangan Karding: Puasa Sebelum SD dan Bebas Bangunkan Sahur

“Dibiarkan keliling kampung untuk bangunkan sahur dengan alat sederhana seperti botol dan belanga yang ditabuh. Kadang kami jalan kaki dan kadang juga pakai gerobak,” kata Abdul Kadir Karding.
Humaniora
Rabu, 14 Jun 2017

Janji Salahuddin Merebut Yerusalem dalam Perang Salib

Penguasa tentara Salib di Yerusalem takluk oleh pasukan Salahuddin menyusul strategi jitunya memancing mereka keluar dari benteng.
Sosial Budaya
Rabu, 14 Jun 2017

Perang Badar: Kemenangan Besar Kaum Muslim di Bulan Ramadan

Apa latar belakang Perang Badar? Mengapa Nabi memilih memerangi secara fisik kaum Quraisy? Bagaimana dampak dari perang tersebut bagi umat Islam?
Gws
Kamis, 8 Jun 2017

Puasa Bukan Halangan untuk Produktif

Menurut Arcandra puasa tidak boleh menjadi hambatan bekerja dan belajar.
Humaniora
Minggu, 4 Jun 2017

Kenangan Fahri Hamzah: Ramadan Tanpa Listrik di Utan Sumbawa

Bagi Fahri Hamzah, beribadah di kampung dengan segala keterbatasan jauh lebih mudah menghadirkan kekhusyukan.
Rabu, 31 Mei 2017

Dari Pejambon Lahir Pancasila

72 tahun lalu, di sinilah pidato yang menandai kelahiran Pancasila digaungkan oleh Sukarno.