Kami menggunakan cookie untuk mengumpulkan dan menyimpan informasi tentang interaksi Anda dengan situs web Kami. Kami juga membagikan informasi penggunaan situs Kami oleh Anda dengan mitra iklan dan analitik. Data interaksi tersebut akan Kami gunakan sebagai bahan analisa untuk membuat produk/layanan terbaik sesuai preferensi pengguna.
Indeks Tulisan

16 Mei 1998: Republik Rusuh, ABRI Minta Maaf
ABRI secara resmi meminta maaf atas kerusuhan yang terjadi selama 13-15 Mei 1998.

15 Mei 1998: Toko-Toko Dibakar, Ratusan Orang Tewas
Ratusan orang tewas terpanggang di hari puncak kerusuhan Jakarta. Sementara itu, para tokoh oposisi mulai merapatkan barisan.

14 Mei 1998: Ibu Kota Mencekam
Hingga satu hari setelah kerusuhan melanda, Jakarta dan beberapa kota lain diselimuti kekhawatiran dan kepanikan.

Fatimah, Tonil yang Menyengat Norma Komunitas Arab
Lewat sebuah tonil, Hoesin Bafagieh mengkritik kaumnya: komunitas Arab. Tonil ini bikin geger dan sempat dilarang mentas.

12 Mei 1998: Empat Mahasiswa Trisakti Ditembak Aparat
Tragedi terjadi di hari ini dua puluh tahun lalu: empat demonstran gugur kena tembak peluru tajam aparat.

Misteri Penembakan Mahasiswa Trisakti 12 Mei 1998
Duka menghempas.
Suara telah pungkas
di ujung laras.
Suara telah pungkas
di ujung laras.

Kasus-Kasus Pendudukan Penjara yang Menghebohkan
Pendudukan penjara oleh narapidana nyaris selalu dipicu masalah kondisi penjara yang buruk dan minimnya fasilitas.

11 Mei 1998: IMF Bantah Jadi Biang Keladi Krisis
IMF menolak tuduhan sebagai biang keladi krisis ekonomi dan politik. Sementara Amien Rais akan membentuk Majelis Kepemimpinan Rakyat.

10 Mei 1998: Negosiasi Utang RI Berakhir tanpa Hasil
Di Tokyo, tim negosiasi utang Indonesia tak berhasil merayu para bankir untuk memperpanjang jangka pengembalian utang.

9 Mei 1998: Reformasi Jangan Korbankan Pembangunan, Kata Soeharto
Soeharto memang secara eksplisit menyatakan niatnya melakukan reformasi, tapi ia masih menyertakan berbagai syaratnya.
Masuk tirto.id









