Kami menggunakan cookie untuk mengumpulkan dan menyimpan informasi tentang interaksi Anda dengan situs web Kami. Kami juga membagikan informasi penggunaan situs Kami oleh Anda dengan mitra iklan dan analitik. Data interaksi tersebut akan Kami gunakan sebagai bahan analisa untuk membuat produk/layanan terbaik sesuai preferensi pengguna.
Indeks Tulisan

Raminten, Ia yang Merangkul Sesama dan Nguri-uri Kabudayan Jawa
Seniman dan pebisnis Hamzah Sulaiman alias Raminten telah pergi. Namun kecintaannya terhadap budaya dan sesama menjadi warisannya yang tak ternilai.

Soeharto Alergi Konotasi Kata Buruh
Pemilihan kata tidak pernah bebas nilai. Diksi tidak bisa lepas dari campur tangan kekuasaan. Begitu pula eufemisme kata buruh yang diciptakan Orde Baru.

Conclave: Ambisi Ragu-Ragu dalam Kontroversi Pemilihan Paus
Conclave, fiksi yang bermuara pada isu liberal progresif, mematik kontroversi baru. Tapi, di sisi lain, ia juga menawarkan pola pikir baru.

Persemar Gontor 1967, Upaya Santri Menggulingkan Pimpinan Pondok
Warsa 1967, Pondok Modern Darussalam Gontor sempat dilanda pergolakan. Imbasnya, seluruh santri dipulangkan dan aktivitas pesantren terhenti.

Lagu untuk Paduka Yang Mulia Bapak Pembangunan
Sepanjang Indonesia merdeka, dari presiden ke presiden, kerap muncul ode dalam bentuk lagu untuk kepala negara. Situasi sosial politik terekam di dalamnya.

Jejak Uni Soviet di Papua saat Operasi Trikora
Salah satu alutsista buatan Soviet yang disiagakan dalam Operasi Trikora adalah KRI Irian. Kapal ini pernah dipakai Sukarno dan Haryati berbulan madu.

Tragedi Haur Koneng: Rakyat Menolak Negara, Aparat Menghabisinya
Abdul Manan dan para pengikutnya tak sudi mengakui semua lembaga pemerintah dan menolak menyekolahkan anak. Ujungnya bisa ditebak: Orde Baru menghabisinya.

Bagaimana Majapahit Menghukum Pelaku Pelecehan Seksual?
Majapahit mengatur batasan hubungan antarmanusia, juga yang berkaitan dengan pelecehan seksual. Ia bahkan membolehkan pelaku dibunuh alias dihukum mati.

Obituari untuk Diva Tiga Masa, Titiek Puspa
Titiek Puspa telah berpulang, sang diva yang lantunan suaranya menembus zaman, menggubah luka dan cinta menjadi tembang.

Kala Sukarno Menolak Diangkat Jadi Nabi oleh ADARI
Agama Djawa Asli Republik Indonesia (ADARI) menganggap manusia medium utama untuk mengagungkan Tuhan. Inilah yang membuat Sukarno diangkat jadi nabi.
Masuk tirto.id







