Menuju konten utama

Anwar Ibrahim akan Temui Prabowo Jumat Ini, Bahas Isu Geopolitik

Wisma Putra menyampaikan kunjungan Anwar Ibrahim akan berfokus pada perkembangan geopolitik terkini, khususnya konflik di Asia Barat, dan dampaknya.

Anwar Ibrahim akan Temui Prabowo Jumat Ini, Bahas Isu Geopolitik
Presiden Prabowo Subianto (tengah) berjalan dengan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim (kanan) saat menerima kunjungan kenegaraan di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (29/7/2025). Kunjungan kerja Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim di Istana Kepresidenan Jakarta tersebut merupakan bagian dari agenda Konsultasi Tahunan ke-13 dengan Presiden Prabowo Subianto. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/wpa/tom.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Perdana Menteri (PM) Malaysia, Anwar Ibrahim, akan menemui Presiden ke-8 RI Prabowo Subianto, Jumat (27/3/2026), untuk membahas kondisi geopolitik terkini.

"Perdana Menteri Dato’ Seri Anwar Ibrahim akan melakukan kunjungan khusus ke Jakarta, Republik Indonesia, pada 27 Maret 2026, atas undangan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto," demikian keterangan Kementerian Luar Negeri Malaysia (Wisma Putra) di Kuala Lumpur, Kamis (26/3/2026) sebagaimana dikutip Antara.

Wisma Putra menyampaikan kunjungan tersebut akan berfokus pada perkembangan geopolitik terkini, khususnya konflik di Asia Barat, serta dampaknya terhadap stabilitas kawasan dan ekonomi global, termasuk implikasinya bagi Malaysia dan Indonesia.

Wisma Putra juga menyatakan perkembangan terbaru itu memerlukan pembahasan yang komprehensif, cermat, dan terkoordinasi antara kedua negara guna menyelaraskan posisi serta memperkuat kerja sama strategis dalam merespons situasi tersebut.

Dalam konteks itu, pertemuan kedua pemimpin diharapkan dapat mengintensifkan upaya diplomatik untuk meredakan ketegangan dan memastikan keberlanjutan jalur perdagangan global serta rantai pasok yang krusial bagi kesejahteraan masyarakat kedua negara.

Pertemuan tersebut juga akan menegaskan pentingnya memperkuat peran ASEAN sebagai blok yang bersatu dan berprinsip. Sehingga, kawasan dapat bertindak secara kolektif dalam menjaga perdamaian, mempertahankan stabilitas regional, serta melindungi ketahanan ekonomi di tengah ketidakpastian global.

Baca juga artikel terkait KUNJUNGAN KENEGARAAN

tirto.id - Flash News
Sumber: Antara
Editor: Andrian Pratama Taher