Menuju konten utama

Anies dan Sandi Kompak Cek Kali Item Usai Ditutup Jaring

Menurut Anies, salah satu cara yang dilakukan untuk mengurangi bau di Kali Item adalah dipasang dengan jaring.

Anies dan Sandi Kompak Cek Kali Item Usai Ditutup Jaring
Petugas UPK badan Air menutup Kali Adem yang terletak di depan Wisma Atlet dengan menggunakan jaring hitam, Jakarta, Jumat (20/7/2018). Sungai dengan air berwarna hitam tersebut ditutupi jaring untuk mengurangi bau tak sedap dari Kali Adem sekaligus mensiasati estetika tata kota jelang gelaran Asian Games 2018. tirto.id/Andrey Gromico

tirto.id - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bersama wakilnya Sandiaga Uno kompak mengecek Kali Item yang ditutup jaring pada Sabtu (21/7/2018). Kali Item sempat menjadi sorotan lantaran lokasinya yang berada di dekat wisma atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, sehingga khawatir mengganggu kenyamanan para atlet Asian Games 2018.

Saat meninjau lokasi, Anies mengatakan, meski bau tidak sedap masih tercium di sekitar Kali Item, namun aroma tersebut agak berkurang dibanding beberapa bulan sebelumnya.

"Coba datang ke sini dua tiga bulan lalu, jauh lebih bau. Ini sudah jauh lebih menurun dan nanti kita akan teruskan," kata Anies seperti dikutip Antara.

Anies mengatakan, salah satu cara yang dilakukan untuk mengurangi bau tersebut adalah pemasangan jaring di Kali Item.

"Ada beberapa usaha yang sedang dikerjakan, tapi kita ingin punya back up. Apapun usaha yang kita lakukan alat yang dipakai itu bisa untuk menghambat. Tapi yang di airnya tetap dikerjakan," kata Anies.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu mengatakan, Pemprov DKI akan terus berupaya membersihkan sungai tersebut, namun tetap menggunakan penutup supaya aman.

"Sebenarnya bukan pada kerukannya sih. Kalau pada kerukannya sih enggak terlalu masalah, tapi karena memang ada sumber polutan yang 'multiple sources'. Dan sekarang sudah jauh lebih berkurang," kata Gubernur.

Anies menjelaskan, pemasangan jaring di Kali Item itu sesuai kebutuhan karena di persis samping sungai itu adalah wisma atlet terutama yang merupakan tempat makan para atlet Asian Games.

"Jadi dulu ketika mendesain itu dirancang tempat makan para atlet itu berada di samping sungai. Jadi sekarang kita yang harus menata supaya tidak terlalu kuat aromanya," kata Anies.

Baca juga artikel terkait ASIAN GAMES 2018

tirto.id - Sosial budaya
Sumber: antara
Penulis: Alexander Haryanto
Editor: Alexander Haryanto