tirto.id - Ridwan Rasyid Baswedan, adik kandung Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan, meninggal dunia Sabtu dini hari pukul 00.50 WIB di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta.
"Jenazah akan disemayamkan di rumah duka di Jalan Gunuk Raya No 16A, Poltangan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan," kata tim media Anies Baswedan, Naufal Firman, kepada Antara di Jakarta, Sabtu (27/5/2017) dini hari.
Naufal mengatakan almarhum dirawat sejak 25 Februari 2017 karena serangan jantung dan komplikasi. Ridwan, yang mengatur kegiatan Anies sepanjang perjalanan kampanye Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta 2017, wafat pada usia 44 tahun.
Dari informasi yang dihimpun Tirto, prosesi pemakaman akan dimulai pada pukul 10.30 WIB, jenazah Ridwan akan diberangkatkan dari rumah duka menuju Masjid Agung Al-Azhar, Kebayoran Baru.
Setelah itu, pada pukul 12.00 WIB, jenazah akan disalatkan di Masjid Agung Al-Azhar (sesudah salat Dzuhur). Usai disalatkan, jenazah akan diberangkatkan dari Masjid Al-Azhar menuju pemakaman TPU Tanah Kusir pada pukul 12.30 WIB.
Semasa kuliah, ia pernah menjadi Ketua Dewan Mahasiswa Universitas Islam Indonesia Yogyakarta periode 1996-1998. Ridwan juga dikenal sebagai salah satu aktivis gerakan reformasi 1998.
Ridwan menyelesaikan pendidikan sarjana bidang Ekonomi pada Universitas Islam Indonesia Yogyakarta dan mendapatkan gelar MBA dari Universitas Leiden, Belanda.
Ridwan Rasyid Baswedan lahir pada 11 Juli 1973 di Yogyakarta. Ia adalah putra ketiga dari pasangan Rasyid Baswedan dan Aliyah Alganis.
Ridwan menikah dengan Saviena Baraba dan tinggal di Jakarta. “Almarhum bekerja sebagai direktur di sebuah perusahaan teknologi,” ujar Naufal.
Penulis: Maya Saputri
Editor: Maya Saputri