Menuju konten utama

Adian Napitupulu: Ahok Kalah, Itu Berbahaya!

Menurut Adian Napitupulu, di antara ketiga pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta 2017, hanya Ahok yang kerap diserang dengan isu SARA. Maka dari itu, apabila isu SARA yang menang, maka demokrasi akan dikalahkan.

Adian Napitupulu: Ahok Kalah, Itu Berbahaya!
Politisi PDIP Adian Napitupulu mengajak masyarakat ibukota untuk memenangkan calon gubernur petahana, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017 mendatang. Menurutnya, kekalahan Ahok akan sangat berbahaya bagi keberlangsungan demokrasi di Indonesia. TIRTO/Andrey Gromico

tirto.id - Adian Napitupulu mengajak kepada masyarakat ibukota untuk memenangkan calon gubernur petahana, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017 mendatang. Anggota DPR-RI dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (FPDIP) ini memperkirakan bahwa kekalahan Ahok akan sangat berbahaya bagi keberlangsungan demokrasi di Indonesia.

Menurut Adian Napitupulu, di antara ketiga pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta 2017 hanya Ahok yang kerap diserang dengan isu SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan). Maka dari itu, apabila isu SARA yang menang, maka demokrasi akan dikalahkan.

"Pihak yang menolak pencalonan Ahok kerap melakukan penyerangan dengan menonjolkan isu SARA. Dengan demikian, bila calon lain yang akhirnya menang, juga akan memenangkan isu SARA," ujar Adian Napitupulu, di Jakarta, Kamis (29/9/2016).

"Kalau memenangkan selain Ahok berarti memenangkan isu SARA, itu berbahaya. Itu pilihannya, apa lagi? Yang selama ini diserang isu SARA adalah Ahok. Kalau dia kalah, isu SARA yang menang, maka itu kekalahan buat demokrasi," paparnya.

Mantan aktivis 1998 ini menambahkan, isu SARA tidak bisa membangun demokrasi, sementara demokrasi selalu dibangun dari kesetaraan dan melihat seluruh perbedaan sebagai kekayaan, bukan justru menjadi kelemahan.

"Isu SARA tidak pernah bisa membangun demokrasi. Demokrasi itu dibangun oleh kesetaraan. Demokrasi melihat perbedaan sebagai kekayaan, bukan sebagai lawan," tegas Adian Napitupulu.

Baca juga artikel terkait AHOK

tirto.id - Politik
Sumber: Antara
Penulis: Iswara N Raditya
Editor: Iswara N Raditya