250 Personel Amankan TMP Kalibata Jelang Pemakaman Ani Yudhoyono

Oleh: Selfie Miftahul Jannah - 2 Juni 2019
Beberapa pejabat pun sudah tampak datang di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, seperti Direktur Utama Bulog Budi Waseso yang datang pukul 12.00 WIB.
tirto.id - Polda Metro Jaya mengerahkan 250 personel untuk mengamankan upacara pemakaman Istri Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ani Yudhoyono, di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata hari ini (2/6/2019).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono menjelaskan, personel tersebut merupakan personel tambahan untuk memperkuat keamanan di sekitar lokasi pemakaman.

"Untuk pengamanan, kita sudah siapkan sekitar 250 personel gabungan TNI-Polri," kata dia, Minggu (2/6/2019).

Ia menjelaskan, 250 personel tersebut akan disiapkan untuk berjaga di sekitar Taman Makam Pahlawan. Persenel ini merupakan tambahan dari Polda Metro Jaya yang akan membantu Paspampres.

"Nanti di sana akan ada Paspampres juga, kita ikut mengamankan lagi," kata Argo.

Dari hasil pantauan personel tersebut sudah berjaga di Taman Makam Pahlawan sejak pagi hari.

Hingga siang pukul 11.30 WIB banyak peziarah sudah datang memenuhi tempat duduk di tenda yang sudah disediakan pihak keluarga.

Beberapa pejabat pun sudah tampak datang, seperti Direktur Utama Bulog Budi Waseso yang datang pukul 12.00 WIB.

Saat ini, di Taman Makam Pahlawan sendiri sudah terlihat petugas kepolisian maupun TNI yang sudah berjaga-jaga.

Seperti diketahui, Ani Yudhoyono meninggal di National University Hospital Singapore, Sabtu (1/6/2019) pukul 11.50 waktu setempat. Istri Presiden ke-6 SBY itu meninggal karena sakit kanker darah, dan menutup usia pada umur 67 tahun.

Rencananya, Ani Yudhoyono akan dimakamkan sekitar pukul 15.00 WIB.

Upacara pemakaman rencananya akan dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).


Baca juga artikel terkait ANI YUDHOYONO atau tulisan menarik lainnya Selfie Miftahul Jannah
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Selfie Miftahul Jannah
Penulis: Selfie Miftahul Jannah
Editor: Nur Hidayah Perwitasari
DarkLight