12 Camilan Manis Sehat untuk Anak & Balita: Yoghurt, Popcorn & Keju

Oleh: Dewi Adhitya S. Koesno - 4 Oktober 2019
Dibaca Normal 2 menit
Jenis camilan manis sehat untuk balita dan anak-anak, seperti yoghurt, popcorn, keju, hingga kentang panggang.
tirto.id - Anak-anak biasanya menyukai makanan manis untuk dijadikan camilan, seperti permen, coklat, es krim, dan jenis makanan manis lainnya.

Mencamil makanan manis memang tidak dilarang, tapi orangtua biasanya khawatir jika makanan manis tersebut berdampak tidak baik bagi anak, seperti menyebabkan sakit gigi.

Menurut situs Mayo Clinic, memakan camilan merupakan bagian dari jadwal harian anak-anak, dan hal itu tidak selalu buruk. Sebagai orangtua, tentu perlu menyiapkan camilan sehat dan bergizi bagi anaknya, karena hal ini dapat membantu mengurangi rasa lapar pada anak sepanjang hari.

Anak-anak yang sedang tumbuh biasanya sering merasa lapar. Dengan menyiapkan camilan sehat yang dikonsumsi secara teratur juga dapat meningkatkan energi dan membantu anak menyerap lebih banyak nutrisi penting untuk pertumbuhan dan perkembangannya.

Berikut ini 12 daftar camilan manis dan sehat yang bisa disiapkan orangtua untuk anak atau balitanya seperti dilansir laman Healthline.

1. Yoghurt

Yoghurt adalah camilan yang baik untuk anak-anak karena merupakan sumber protein dan kalsium. Kalsium sangat penting untuk perkembangan tulang anak-anak, beberapa yoghurt juga mengandung bakteri hidup yang menguntungkan sistem pencernaan.

Sebagian besar yoghurt yang dipasarkan untuk anak-anak memang mengandung banyak gula. Sebagai gantinya, pilihlah yoghurt tawar dan ganti pemanisnya dengan buah segar atau madu.

Namun, pastikan untuk tidak memberikan madu kepada bayi di bawah 12 bulan, karena akan berisiko lebih besar terkena infeksi serius yang disebut botulisme.

2. Popcorn

Popcorn bisa menjadi camilan sehat untuk anak-anak asal dibuat sendiri, seperti membuatnya dengan sedikit mentega, dan taburi keju parut di atasnya.

Tetapi, berhati-hatilah saat menawarkan popcorn kepada balita, dampingi saat memakannya, karena bahaya lainnya bisa membuat tersedak.

3. Seledri yang diolesi selai kacang dan kismis

Seledri yang diolesi selai kacang dan kismis, atau biasa disebut "semut di atas kayu," adalah cara yang menyenangkan untuk membuat anak suka makan sayur.

Potong-potong seledri menjadi tiga atau empat potong, lalu oleskan selai kacang di dalam seledri, dan atur beberapa kismis di atas selai kacang.

Gabungan tiga makanan ini memberikan keseimbangan karbohidrat, protein, dan lemak yang baik. Tetapi, pastikan untuk membeli selai kacang tanpa tambahan gula atau minyak sayur.

4. Kacang

Kacang-kacangan kaya akan lemak yang sehat, serat dan antioksidan. Lemak penting untuk mendukung pertumbuhan anak-anak.

Dokter biasanya tidak merekomendasikan anak-anak makan kacang karena adanya risiko reaksi alergi, tetapi bukti baru menunjukkan, orang yang makan kacang pada usia dini bisa menurunkan risiko alergi.

Meski demikian, kacang bisa membuat tersedak, jadi pastikan anak bisa menangani teksturnya sebelum memberi kacang sebagai camilan.

5. Pir yang diberi irisan keju

Pir adalah makanan yang manis dan mudah dimakan oleh anak kecil saat dipotong-potong. Pir kaya akan serat dan senyawa tanaman bermanfaat.

Letakkan irisan pir dengan keju untuk menambahkan sumber protein dan kalsium yang enak ke camilan anak atau balita.


6. Keju cottage

Keju cottage adalah keju segar dan lembut yang cukup lunak untuk dimakan bayi atau anak-anak.

Keju ini kaya akan protein, sumber selenium, vitamin B12, dan kalsium. Vitamin B12 penting untuk pertumbuhan dan perkembangan otak yang baik pada anak-anak. Sajikan keju ini dengan dicampur buah-buahan segar atau kering.

7. Oatmeal

Oatmeal adalah sarapan sehat untuk anak-anak dan bisa dibuat sebagai camilan yang enak. Oat mengandung serat larut tinggi yang meningkatkan jumlah bakteri menguntungkan di saluran pencernaan, bersama dengan manfaat kesehatan lainnya.

Saat membuat oatmeal dengan campuran susu menggantikan air, maka akan menambah protein dan kalsium.

8. Potongan keju

Keju mengandung protein, lemak dan merupakan sumber kalsium yang baik. Studi menunjukkan bahwa makan keju dan produk susu lainnya secara signifikan berkontribusi pada kebutuhan nutrisi anak seperti kalsium, magnesium, dan vitamin A dan D.

Selain itu, keju yang kaya protein berkualitas tinggi dibutuhkan untuk pertumbuhan yang tepat. Protein juga akan membantu anak cepat merasa kenyang dan beberapa penelitian mencatat, anak-anak yang makan keju cenderung tidak mengalami gigi berlubang.

9. Sayuran

Beberapa orang tua berpikir sulit untuk membuat anak-anaknya makan sayur. Tetapi jika sayur tampilannya dibuat menarik tentu bisa menarik minat dan lebih cenderung untuk mencoba sayuran.

Sayuran sarat dengan vitamin dan mineral yang penting untuk pertumbuhan dan perkembangan anak.

10. Smoothie buah

Smoothie buah adalah cara yang baik untuk mengemas banyak nutrisi ke dalam camilan anak-anak.

Orangtua dapat menambahkan sayuran ke smoothie. Dengan manisnya buah, anak mungkin tidak menyadari ada sayuran di dalamnya. Tetapi saat membuat, sebaiknya gunakan bahan-bahan segar dan hindari buah yang tinggi gula.

11. Kue pisang

Kue pisang buatan rumah adalah camilan sehat untuk anak-anak. Buatlah variasi makanan dari pisang, pisang juga bisa menggantikan gula halus dengan cara menumbuknya dan ditaburi di camilan anak.

Gula halus dikaitkan dengan masalah kesehatan pada anak-anak, seperti peningkatan risiko penyakit jantung, obesitas pada masa kanak-kanak, dan diabetes tipe 2.

12. Kentang panggang manis

Kentang panggang adalah salah satu sumber yang kaya beta-karoten, nutrisi yang dapat diubah menjadi vitamin A oleh tubuh anak serta berkontribusi pada kesehatan mata dan kulit.

Kentang buatan sendiri yang dipanggang adalah alternatif bergizi daripada membeli kentang goreng di luaran.


Baca juga artikel terkait CAMILAN SEHAT atau tulisan menarik lainnya Dewi Adhitya S. Koesno
(tirto.id - Kesehatan)

Penulis: Dewi Adhitya S. Koesno
Editor: Agung DH
DarkLight