1.096 Gardu Listrik PLN Sudah Kembali Normal Usai Banjir di Jakarta

Oleh: Yandri Daniel Damaledo - 26 Februari 2020
Dari sebanyak 1.157 gardu distribusi listrik terdampak banjir, 1.096 gardu di antaranya telah kembali normal
tirto.id - Sebanyak 1.096 gardu listrik PLN yang terdampak banjir di wilayah Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jadetabek) kemarin (25/2/2020), kini telah kembali normal.

Menurut data yang diterima Antara dari PLN, di Jakarta, Rabu (26/2/2020), menyebutkan sebanyak 1.157 gardu distribusi listrik terdampak banjir, 1.096 gardu di antaranya telah kembali normal di kawasan wilayah kerja PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya. Namun 61 titik gardu masih padam.

"Sebanyak 326 gardu listrik tidak dioperasikan untuk menyalurkan energi listrik ke pelanggan sementara waktu, hal ini dilakukan demi keselamatan bersama," kata Manager Komunikasi PLN UID Jakarta Raya, Dita Artsana.

Hujan yang mengguyur Jakarta dan sejak Senin malam (24/2) mengakibatkan beberapa jalan tergenang dan banjir.

Demi menjaga keselamatan warga yang sedang mengalami banjir, petugas PLN mulai memutus aliran listriknya ke lokasi-lokasi yang terendam banjir demi keselamatan masyarakat.

Kepada masyarakat yang sedang terdampak banjir, pihaknya mengimbau untuk dapat mematikan listrik dari Miniature Circuit Breaker (MCB).

Selain itu warga juga diarahkan untuk mencabut seluruh peralatan listrik yang masih tersambung dengan stop kontak, menaikkan alat elektronik ke tempat yang lebih aman serta dapat menghubungi Pusat Informasi 123 atau kantor PLN terdekat untuk memadamkan daerah terdampak banjir.

Pemprov DKI Jakarta hari ini menyatakan, banjir Jakarta sudah sebagian besar surut. Namun begitu, hingga Rabu (26/2/2020) pagi, beberapa ruas jalan dilaporkan masih tergenang.

Menurut data Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya yang dilansir Antara, Rabu pagi, ada sedikitnya delapan ruas jalan yang masih terendam, namun masih bisa dilewati kendaraan, baik roda dua atau empat.


Baca juga artikel terkait BANJIR JAKARTA 2020 atau tulisan menarik lainnya Yandri Daniel Damaledo
(tirto.id - Sosial Budaya)

Sumber: Antara
Penulis: Yandri Daniel Damaledo
Editor: Agung DH
DarkLight