Wagub Riza: Aparat Bisa Masuk Ruangan Kantor Saat Operasi Yustisi

Oleh: Riyan Setiawan - 17 September 2020
Aparat yang melakukan operasi yustisi diizinkan masuk hingga ruangan kantor untuk mengawasi protokol kesehatan.
tirto.id - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan aparat yang melakukan operasi yustisi diizinkan masuk hingga ke dalam ruangan kantor untuk mengawasi penerapan protokol kesehatan.

Penindakan oleh petugas itu akan dilakukan setiap hari Senin selama diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) DKI.

"Tiap Senin ada operasi yustisi, aparat bisa masuk akses. Enggak cuma jaga di gerbang, tapi masuk ke ruang-ruang kantor," kata Riza di Gedung Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (17/9/2020).

Politikus Partai Gerindra itu mengaku telah mengumumkan hal tersebut kepada aparat yang bertugas untuk menindak perkantoran.

"Sudah kami umumkan, supaya semua disiplin. Kalau terbukti, akan ditutup, bahkan dicabut izinnya,” kata dia.

Oleh karena itu, Riza meminta kepada seluruh pimpinan perusahaan untuk menerapkan protokol kesehatan: mengunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

Selain itu, mengikuti Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 88 Tahun 2020. Dalam pergub tersebut, perusahaan disarankan untuk melakukan work from home, jika tidak bisa, hanya diizinkan mempekerjakan 25 persen karyawan dari kapasitas.

"Shift-nya diatur jam pergi, istirahat, pulang, berjarak dua sampai tiga jam,” kata Riza.

Riza juga meminta agar setiap perkantoran menunjuk karyawan membentuk Satgas COVID-19 untuk memastikan penerapan protokol kesehatan.

"Secara berkala kami minta pelaporan, ada kuisioner dibagikan. Mudah-mudahan kalau ini dilakukan kita bisa [mencegah dan menangani COVID-19]” kata dia.


Baca juga artikel terkait VIRUS CORONA atau tulisan menarik lainnya Riyan Setiawan
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Riyan Setiawan
Penulis: Riyan Setiawan
Editor: Abdul Aziz
DarkLight