tirto.id - Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melaporkan pasien positif COVID-19 atau terjangkit virus corona sebanyak 4.709 per Rabu (6/5/2020). Kemudian sebanyak 420 pasien meninggal dunia dan 713 orang telah dinyatakan sembuh.
"Sebanyak 713 orang dinyatakan telah sembuh, dari total 4.709 orang kasus positif, jumlah pasien meninggal sebanyak 420 orang," kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Dwi Oktaviani di Gedung Balai Kota DKI, Jakarta Pusat.
Dari sejumlah data tersebut, sebanyak 2.149 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit dan 1.382 orang lainnya melakukan isolasi mandiri di rumah.
Kemudian sebanyak 6.246 Pasien Dalam Pemantauan (PDP): 1.034 (16%) orang masih dirawat dan 5.212 (84%) telah sehat dan pulang kediamannya masing-masing.
Sementara Orang Dalam Pemantauan (ODP) mencapai 7.520 orang: 231 proses pemantauan (3%) dan 7.289 telah selesai dipantau (97%).
"Sedangkan Orang Tanpa Gejala atau OTG yang diidentifikasi sebanyak 1.555 orang," ucapnya.
Dinas Kesehatan DKI Jakarta juga kata dia, telah memberikan layanan kesehatan jiwa (mental) kepada warga yang terdampak COVID-19. Psikolog dan tenaga kesehatan jiwa di Puskesmas menyediakan layanan kesehatan jiwa dan psiko sosial melalui telepon dan obrolan WhatsApp.
Selain itu, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta turut memberikan layanan konsultasi online melalui aplikasi sahabat jiwa (berbasis website) di situs https://sahabatjiwa-dinkes.jakarta.go.id/.
"Bagi masyarakat yang mengakses, akan diberikan layanan konseling oleh Psikolog yang mengundang di Puskesmas di Provinsi DKI Jakarta, "tuturnya.
Penulis: Riyan Setiawan
Editor: Bayu Septianto