Menuju konten utama

Update Corona RI 10 Desember 2022: Positif 2.191 & Meninggal 23

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 mengumumkan penambahan kasus 2.191 pada Sabtu (10/12/2022).

Update Corona RI 10 Desember 2022: Positif 2.191 & Meninggal 23
Tenaga medis menyiapkan vaksin COVID-19 dosis keempat atau penunjang (booster) kedua yang akan diberikan kepada seorang warga lansia di Aula Kelurahan Pandanwangi, Malang, Jawa Timur, Selasa (29/11/2022). ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/tom.

tirto.id - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 mengumumkan penambahan 2.191 kasus pada Sabtu (10/12/2022). Total angka pasien COVID-19 sejak 2 Maret 2020 di Indonesia hingga saat ini secara kumulatif sebanyak 6.697.201.

Kasus aktif mengalami penurunan sebanyak 1.339. Secara kumulatif kasus aktif hari ini sebanyak 41.977. Kemudian pasien meninggal akibat COVID-19 bertambah 23.Secara kumulatif total kematian akibat sebanyak 160.198 kasus.

Angka kesembuhan hari ini bertambah 3.507 pasien.Sehingga total kumulatif kesembuhan sebanyak 6.495.026.

Sementara itu, penambahan vaksinasi dosis pertama sebanyak 14.572, sehingga total kumulatif sebanyak 203.827.128. Penambahan vaksinasi dosis kedua sebanyak 22.081, sehingga total kumulatif sebanyak 174.439.167.

Penambahan vaksinasi dosis ketiga sebanyak 75.015, sehingga total kumulatif sebanyak 67.506.011. Penambahan vaksinasi dosis keempat sebanyak 17.380, sehingga total kumulatif sebanyak 1.016.903.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyampaikan vaksinasi COVID-19 dosis keempat (booster kedua) bagi masyarakat umum menunggu cakupan vaksinasi dosis ketiga (booster pertama) mencapai 50 persen dari target sasaran. Pemerintah menargetkan pemberian vaksin COVID-19 kepada 208.265.720 orang di Indonesia.

"Prioritas kami saat ini vaksin booster pertama, saat ini baru 26,8 persen. Target kami kan 50 persen. Pak Menteri minta sampai 70 persen. Kepada masyarakat, yuk kita sama-sama meningkatkan cakupan [booster]," ujar Juru bicara Kemenkes Mohammad Syahril dalam dalam konferensi pers daring, Senin (1/8/2022).

Syahril menekankan pemberian booster kedua baru diperuntukkan bagi tenaga kesehatan (nakes) mengingat proteksi booster pertama mulai menurun. "Tenaga kesehatan sudah 12 bulan dilakukan booster pertama sehingga efektifitas antibodinya sudah menurun," kata dia.

Baca juga artikel terkait UPDATE COVID atau tulisan lainnya dari Riyan Setiawan

tirto.id - Kesehatan
Reporter: Riyan Setiawan
Penulis: Riyan Setiawan
Editor: Intan Umbari Prihatin