Menuju konten utama

Update Corona Indonesia 9 Januari: Bertambah 10.046 & 194 Meninggal

Berdasarkan data yang dihimpun relawan LaporCOVID-19, hingga kini, terdapat 559 tenaga kesehatan yang meninggal dunia terjangkit COVID-19.

Update Corona Indonesia 9 Januari: Bertambah 10.046 & 194 Meninggal
Petugas memakamkan jenazah dengan protokol COVID-19 di TPU Selapajang, Kota Tangerang, Jumat (8/1/2021). ANTARA FOTO/Fauzan/wsj.

tirto.id - COVID-19 atau Corona telah menyebar di 34 provinsi dan 510 kabupaten serta kota di Indonesia. Per hari ini, berdasarkan data Satgas COVID-19, bertambah 10.046 kasus baru orang terjangkit COVID-19.

Sebelumnya, selama tiga hari berturut-turut, penambahan kasus COVID-19 selau menyentuh angka tertinggi. Sejak 6 Januari bertambah 8.854, 7 Januari 9.321, dan 8 Januari 10.617 kasus baru per hari.

Berikut 5 provinsi di Indonesia dengan penambahan kasus COVID-19 harian terbanyak:

1. DKI JAKARTA: bertambah 2753 kasus baru.

2. Jawa Barat: bertambah 1731 kasus baru.

3. Jawa Tengah: bertambah 1033 kasus baru.

4. Jawa Timur: bertambah 994 kasus baru.

5. Sulawesi Selatan: bertambah 580 kasus baru.

Jumlah pasien yang sembuh, terus menjauh dari bertambahnya kasus baru. Pada 6 Januari terdapat selisih 187 antara angka kesembuhan dan penambahan kasus baru. Kemudian pada 7 Januari, terdapat selisih 224 antara angka kesembuhan. Lalu pada 8 Januari, selisih makin melebar yakni, 233 kasus.

Berdasarkan data yang dihimpun relawan LaporCOVID-19, hingga kini, terdapat 559 tenaga kesehatan yang meninggal dunia terjangkit COVID-19. Di antaranya, 261 jiwa merupakan dokter, 173 perawat, 71 bidan, 16 dokter gigi, 6 rekam radiologi, 10 ATLM, 2 petugas amblans, dan lain-lain.

Berdasarkan data Satgas COVID-19, sebanyak 64,9% penderita COVID-19 mengalami batuk-batuk. Kemudian lainnya mengalami demam, pilek, lemas, sesak napas, sakit kepala, dan sebagainya.

Baca juga artikel terkait UPDATE CORONA INDONESIA atau tulisan lainnya dari Andrian Pratama Taher

tirto.id - Kesehatan
Reporter: Andrian Pratama Taher
Penulis: Andrian Pratama Taher
Editor: Dieqy Hasbi Widhana