Update Corona Indonesia 22 Mei: Pasien Sembuh di Papua 134 Orang

Oleh: Yantina Debora - 22 Mei 2020
134 orang sembuh dari infeksi virus corona di Papua.
tirto.id - Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Papua dr Silwanus Sumule menyatakan hingga saat ini pasien COVID-19 yang dinyatakan sembuh setelah sempat dirawat di sejumlah rumah sakit rujukan tercatat 134 orang.

"Kami berharap jumlah pasien yang sembuh terus bertambah seiring bertambahnya," kata dr. Sumule dalam keterangannya melalui live streaming, Kamis (21/5/2020) malam di Jayapura dikutip dari Antara.

Ia menerangkan pasien yang sembuh itu berasal dari 11 kabupaten- kota dan terbanyak berasal dari Kabupaten Mimika, yakni 49 orang. Menyusul Kota Jayapura 34 orang, Kabupaten Jayapura 23 orang, Merauke 11 orang, Keerom dan Jayawijaya masing-masing empat orang, tiga orang dari Kabupaten Sarmi.

Selanjutnya, Kabupaten Biak dan Mamberamo Tengah masing-masing dua orang yang dinyatakan sembuh, sedangkan Kabupaten Nabire dan Boven Digul masing-masing satu orang.

Sementara itu, kata Sumule, jumlah warga yang positif terpapar COVID-19 tercatat 538 orang dan dirawat 394 orang. Pasien positif terjangkit virus corona saat ini dirawat di rumah sakit rujukan.

"Ada 16 rumah sakit di Papua yang menjadi rujukan COVID-19," kata dr.Sumule yang juga menjabat Sekretaris Dinas Kesehatan Papua.

Berdasarkan data yang diterima Gugus Tugas, lima provinsi angka kasus positif terbanyak adalah Provinsi DKI Jakarta dengan total kasus 6.301 disusul Jawa Timur sebanyak 2.998 Jawa Barat 1.962, Jawa Tengah 1.217, Sulawesi Selatan 1.135 dan wilayah lain di Indonesia sehingga total mencapai 20.162 orang, dikutip dari Covid19.go.id.

Kemudian untuk sebaran kasus sembuh dari 34 Provinsi di Tanah Air, DKI Jakarta tertinggi yakni 1.458 kemudian Jawa Barat 422, Jawa Timur sebanyak 403, Sulawesi Selatan 398, Bali 280, dan wilayah lain di Indonesia sehingga total mencapai 4.838 orang.


Baca juga artikel terkait atau tulisan menarik lainnya Yantina Debora
(tirto.id - Kesehatan)

Penulis: Yantina Debora
Editor: Agung DH
DarkLight