Data COVID-19 Terkini

Update Corona Dunia 27 April: Total Kasus 148,4 Juta & RI Posisi 18

Penulis: Dhita Koesno, tirto.id - 27 Apr 2021 08:00 WIB
Dibaca Normal 2 menit
Update Corona Indonesia 27 April 2021 dan dunia pagi ini, pukul 7.45 WIB, serta situasi global terkini dari WHO.
tirto.id - Update terbaru virus Corona di Indonesia dan dunia kembali dilaporkan pada pagi ini, baik dari total kasus, jumlah infeksi harian, serta data kematian secara global.

Laporan terkini Worldometers hingga Selasa, 27 April 2021 pagi pukul 7.30 WIB menunjukkan, ada tambahan kasus sebanyak 664.437 dalam waktu 24 jam terakhir dari 222 negara yang terkena wabah ini, sehingga total kasus global menjadi 148.461.008.

Grafik kematian juga masih terus mengalami kenaikan, yakni 3.133.110 orang, angka ini diperoleh setelah ada tambahan 10.538 orang meninggal dunia dalam sehari terakhir.

Pasien yang dinyatakan sembuh totalnya hingga kini sebanyak 126.559.359 orang dan masih menyisakan 18.768.539 kasus aktif dari seluruh negara.

Tiga besar negara dengan kasus Corona tertinggi di dunia, berturut-turut adalah Amerika Serikat, India, dan Brasil.

Berikut data lengkap 10 negara dengan kasus Corona terbanyak di dunia pada pagi ini:

  1. Amerika Serikat: 32.870.811 kasus, (+44.629 kasus baru), 586.579 orang meninggal dunia, dan 25.469.073 pasien sembuh.
  2. India: 17.625.735 kasus (+319.435 kasus baru), 197.880 orang meninggal dunia, dan 14.545.342 pasien sembuh.
  3. Brasil: 14.370.456 kasus, (+29.669 kasus baru), 392.204 orang meninggal dunia, dan 12.879.051 pasien sembuh.
  4. Prancis: 5.503.996 kasus (+5.952 kasus baru), 103.256 orang meninggal dunia, dan 4.405.717 pasien sembuh.
  5. Rusia: 4.771.372 kasus (+8.803 kasus baru), 108.588 orang meninggal dunia, dan 4.394.639 pasien sembuh.
  6. Turki: 4.667.281 kasus (+37.312 kasus baru), 38.711 orang meninggal dunia, dan 4.121.671 pasien sembuh.
  7. Inggris: 4.406.946 kasus (+2.064 kasus baru), 127.434 orang meninggal dunia, dan 4.197.672 pasien sembuh.
  8. Italia: 3.971.114 kasus (+8.444 kasus baru), 119.539 orang meninggal dunia, dan 3.398.763 pasien sembuh.
  9. Spanyol: 3.488.469 kasus (+6.500 kasus baru), 77.738 orang meninggal dunia, dan 3.182.894 pasien sembuh.
  10. Jerman: 3.307.769 kasus (+9.568 kasus baru) 82.344 orang meninggal dunia, dan 2.910.100 pasien sembuh.

Update Corona Indonesia Pagi Ini


Update Corona Indonesia hingga pagi pukul 7.30 WIB, posisinya masih di urutan ke-18 dunia dengan mengonfirmasi total 1.647.138 kasus, di mana hingga Senin sore terdapat tambahan 5.944 kasus baru.

Dengan jumlah ini, selain berada di posisi 18 dunia, saat ini Indonesia juga menjadi negara dengan kasus Corona terbanyak se-Asia Tenggara.

Angka kematian di Tanah Air telah mencapai 44.770 jiwa, dalam sehari terakhir terjadi penambahan 176 orang meninggal dunia.

Sementara yang dinyatakan berhasil sembuh dari virus mematikan ini adalah sebanyak 1.501.715 pasien dan masih menyisakan 100.653 kasus aktif, baik yang dirawat di rumah sakit maupun isolasi mandiri di rumah.


Data Terbaru COVID-19 Global dari WHO


Secara global, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan, pandemi COVID-19 terus meningkat.

Kasus sekarang meningkat selama sembilan minggu berturut-turut, dan kematian meningkat selama enam minggu berturut-turut. Banyak negara masih mengalami penularan yang intens, dan situasi di India sangat memilukan.

"Saat ini, siapa pun dapat melakukan semua yang juga bisa kami lakukan," ujar Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus.

Sabtu lalu (24/4/2021), kata dia, menandai dimulainya Pekan Imunisasi Dunia.

Dengan tema 'Vaksin membawa kita lebih dekat', Pekan Imunisasi Dunia menunjukkan bagaimana vaksinasi menghubungkan kita dengan orang-orang, tujuan, dan momen yang paling penting.

"Ini tentu membantu meningkatkan kesehatan semua orang, di mana pun sepanjang hidup," katanya.

Pada Senin (26/4), WHO meluncurkan rencana baru yang berani. Agenda Imunisasi 2030 adalah strategi global baru yang ambisius untuk memaksimalkan dampak vaksin yang menyelamatkan nyawa selama dekade berikutnya.

Menurut Tedros, jika diterapkan sepenuhnya, Agenda Imunisasi 2030 dapat mencegah lebih dari 50 juta kematian selama dekade berikutnya.

"Sains selalu menjadi inti pekerjaan WHO. Tahun lalu kami memutuskan untuk membentuk Dewan Sains WHO untuk memberikan nasihat tentang masalah ilmiah prioritas tinggi yang dapat berdampak langsung pada kesehatan global. Dewan akan mengadakan pertemuan pertamanya besok [hari ini]," tukasnya.


Baca juga artikel terkait UPDATE CORONA atau tulisan menarik lainnya Dhita Koesno
(tirto.id - Kesehatan)

Penulis: Dhita Koesno
Editor: Agung DH

DarkLight