Gempa Cianjur

Total 334 Meninggal akibat Gempa Cianjur, Delapan Masih Hilang

Reporter: Farid Nurhakim, tirto.id - 4 Des 2022 18:20 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Pencarian hari ini belum ditemukan korban hilang, sehingga jumlah korban hilang atau masih dalam pencarian masih delapan jiwa.
tirto.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur mengatakan bahwa sampai hari ini, Minggu, 4 Desember 2022, tidak ada penambahan korban meninggal dunia dan korban hilang akibat gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat (Jabar) atau masih sama seperti kemarin, 3 Desember 2022. Sehingga, total korban meninggal adalah 334 jiwa dan korban hilang masih delapan jiwa yang belum ditemukan.

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cianjur Cecep S. Alamsyah via Zoom dalam konferensi pers daring bertajuk “Update Perkembangan Penanganan Gempa Bumi di Kabupaten Cianjur Hari ke-14”, yang disiarkan langsung melalui kanal YouTube CianjurKab TV pada Minggu (4/12/2022) sore.

“Korban meninggal dunia masih tercatat sama seperti kemarin, 334 jiwa. Dan pencarian pada hari ini belum ditemukan korban yang hilang, jadi korban yang hilang atau masih dalam pencarian itu masih delapan jiwa,” tutur dia.


Lanjut Cecep, korban luka berat akibat gempa di Cianjur juga masih sama seperti kemarin yakni 593 orang. Adapun korban luka yang masih dirawat di rumah sakit (RS) masih sama seperti kemarin, yaitu sebanyak 49 orang.

“Di pengungsian, titik pengungsian yang sudah berjalan sampai saat ini ada perubahan data,” kata dia.

Berdasar survei yang dilakukan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) Republik Indonesia, serta United Nations Fund for Population Activities (UNFPA), hingga hari ini terdapat 494 titik pengungsian dengan 375 titik terpusat dan 119 mandiri. Cecep menuturkan, hasil validasi data sementara hingga hari ini terdapat 54.781 kepala keluarga (KK).

Lebih lanjut dia, jumlah total pengungsi yang disurvei sebanyak 114.683 jiwa dengan 54.781 pengungsi laki-laki dan 59.902 pengungsi perempuan, 147 penyandang disabilitas, 1.640 ibu hamil, serta 7.453 lansia (lanjut usia).




Baca juga artikel terkait GEMPA CIANJUR atau tulisan menarik lainnya Farid Nurhakim
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Farid Nurhakim
Penulis: Farid Nurhakim
Editor: Restu Diantina Putri

DarkLight