TNI-Polri Perketat Penjagaan KPU RI Usai Pengumuman Hasil Pemilu

Oleh: Riyan Setiawan - 21 Mei 2019
Aparat keamanan TNI-Polri melakukan penjagaan ketat di sekitar Kantor KPU usai pembacaan hasil rekapitulasi suara KPU, tadi malam.
tirto.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menunjukkan hasil rekapitulasinya bahwa hasil Pilpres 2019 dimenangkan oleh paslon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin dengan perolehan suara 85.617.892.

Sedangkan suara paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno hanya 68.686.573.

Berdasarkan pantauan Tirto pada pukul 09.00 WIB, setelah pengumuman hasil pemilu yang dilakukan pada Selasa (21/5/2109) dini hari, Kantor KPU dijaga ketat oleh aparat keamanan.

Terlihat ribuan personel gabungan TNI-Polri berjaga semakin ketat di sekitaran Gedung KPU untuk mengamankan kantor lembaga penyelenggara pemilu itu.

Kendaraan berlapis baja pun mulai disiagakan. Kendaraan kepolisian semakin memadati kantor KPU sejak malam hari. Mobil water cannon dan mobil barracuda pun bersiaga di depan Gedung KPU.

Karopenmas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo menuturkan, pengamanan Gedung KPU sudah diperkuat untuk menghadapi segala masalah. Pihaknya sudah mengantisipasi segala gangguan keamanan di depan KPU.

Saat ini, polri sudah menyediakan 36 ribu personel untuk pengamanan KPU dan Jakarta.

"Sudah lebih dari 36 ribu pasukan Polri dan TNI untuk pengamanan seluruh Jakarta," tegas Dedi kepada Tirto, Senin (20/5/2019) malam.

Sementara, untuk masuk ke dalam Kantor KPU sendiri, juga tak seperti biasanya. Terdapat dua pos untuk melakukan pengecekan barang bagi setiap pengunjung yang datang ke dalam Kantor KPU.

Di dalam Gedung KPU, juga terlihat puluhan personel dari aparat kepolisian berjaga. Meski begitu, kegiatan di dalam KPU masih berjalan seperti biasanya.


Baca juga artikel terkait REKAPITULASI SUARA PILPRES 2019 atau tulisan menarik lainnya Riyan Setiawan
(tirto.id - Politik)

Reporter: Riyan Setiawan
Penulis: Riyan Setiawan
Editor: Dewi Adhitya S. Koesno