STOP PRESS! Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo Ditolak Masuk AS

Tips Aman Beli Mobil Bekas untuk Mudik Lebaran

Tips Aman Beli Mobil Bekas untuk Mudik Lebaran
Karyawan menata spanduk di mobil bekas yang dijual di salah satu showroom di Malang, Jawa Timur, Kamis (15/6). ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto
17 Juni, 2017 dibaca normal 1:30 menit
Pemudik diminta berhati-hati saat membeli mobil bekas karena momen jelang mudik sering dimanfaatkan oknum yang tidak bertanggung jawab.
tirto.id - Jelang musim mudik, biasanya pasar mobil bekas kembali bergairah. Sebagian besar didorong peningkatan kebutuhan kendaraan untuk pulang ke kampung halaman guna merayakan Lebaran.

COO perusahaan jual beli mobil bekas mobil88, Halomoan Fischer mengatakan, peningkatan kebutuhan itu kerap kali dimanfaatkan penjual untuk melepaskan mobil-mobil yang cenderung bermasalah.

"Yang biasanya terjadi, semakin dekat Lebaran semakin banyak panic buying. Saya sih pesannya kalau sudah mendesak sementara waktu scanning semakin sempit, belilah di tempat yang terpercaya, karena momentum ini sering dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab," kata Fischer di Jakarta, Selasa (13/6/2017), seperti diwartakan Antara.

Fischer menyarankan masyarakat yang berencana membeli mobil bekas meminta buku servis kendaraan terkait guna menghindari kecurangan jual beli saat masa puncak permintaan.

"Yang paling gampang itu tanya saja buku servisnya, kalau tidak ada anggap saja bohong," katanya.

Lewat buku servis, Fischer melanjutkan, akan bisa diketahui apakah ada kecurangan seperti pemutaran kilometer indikator pemakaian mobil.

"Kedua kalau misalkan ada kecurigaan mobil ini kilometernya diputar dan buku servis tidak ada, ya kita cek ke bengkel untuk cari buku catatan historis pemakaian berapa kilometer jauhnya," kata Fischer.

Langkah tersebut perlu diperhatikan demi menghindari kecurangan jual beli mobil bekas (mobkas), sebab sering kali pembeli tidak punya cukup waktu untuk melakukan pengecekan komprehensif saat membeli kendaraan pada masa mudik.

"Karena gini, misal beli mobil jauh-jauh hari bisa tes dulu, ada yang enggak enak bisa diperbaiki dulu. Sementara ini istilahnya langsung beli langsung long trip, bahaya kan. Kalau ada masalah di jalan, dari rencana mau hepi-hepi malah nungguin mobil di jalan," kata Fischer.

Pemudik Disarankan untuk Menyewa Mobil

Masyarakat yang hendak melakukan perjalanan mudik namun enggan menggunakan transportasi umum maupun sudah kehabisan tiket, menyewa mobil ataupun membeli mobil bekas kerap menjadi opsi agar tetap bisa berlebaran di kampung halaman.

Fisher menyarankan, sebaiknya pemudik mempertimbangkan kebutuhan akan mobil tersebut, khususnya mengenai apakah mobil tersebut akan difungsikan secara optimal selepas mudik.

"Saya pikir kalau cuma butuh buat Lebaran mendingan sewa, buat apa budget keluar lebih banyak, karena misalkan dia beli terus nanti pada saat sehabis lebaran dia mau jual pasti ada penurunan," kata Fischer.

"Tapi saya pikir isunya bukan itu, tetapi kebutuhannya," ujar dia, menambahkan.

Menurut Fischer sebagian besar pelanggan yang membeli mobkas menjelang musim mudik sebetulnya memang sudah mempertimbangkan untuk memiliki mobil sejak jauh-jauh hari, namun momentum lebaran membuat kebutuhan untuk memiliki mobil menjadi lebih mendesak.

"Perbedaannya memang kalau beli mobil kan punya sendiri tidak ada batasan waktu, kalau rental kan ada batasan waktu kapan musti dikembalikan," ujarnya.

Baca juga artikel terkait MUDIK LEBARAN 2017 atau tulisan menarik lainnya Dipna Videlia Putsanra
(tirto.id - dip/dip)

Keyword