Menuju konten utama
Periksa Fakta

Tidak Benar Cadas Pangeran Longsor pada Awal Januari 2024

Rekaman yang berseliweran di media sosial itu merupakan potongan dokumentasi peristiwa longsor di Cadas Pangeran yang terjadi pada akhir Oktober 2022.

Tidak Benar Cadas Pangeran Longsor pada Awal Januari 2024
Header Periksa Fakta Tanah Longsor di Cadas. tirto.id/Fuad

tirto.id - Pada Minggu (31/12/2023), terjadi rentetan gempa bumi terjadi di wilayah Sumedang, Jawa Barat. Pertama, pada pukul 14:35:34 WIB dengan Magnitudo 4,1, disusul Magnitudo 3,4 pada pukul 15:38:10 WIB, dan Magnitudo 4,8 pada pukul 20:34:24 WIB.

Per Kamis (4/1/2024), tercatat gempa itu telah merusak 1.325 bangunan di 12 kecamatan. Jumlah korban luka-luka mencapai 10 orang, tak ada korban meninggal atau hilang.

Mengekor kabar tersebut, beredar narasi tentang tanah longsor terjadi di daerah Cadas Pangeran (sekitar 6 km sebelah barat daya Kota Sumedang). Akun Facebook “Musafir Kelana” menyebarkan klaim itu dengan video berdurasi 1 menit 41 detik.

Foto Periksa Fakta Tanah Longsor di Cadas

Foto Periksa Fakta Tanah Longsor di Cadas. foto/Hotline periska fakta tirto

Dalam video itu, terlihat sebuah mobil rusak tertimpa longsoran tanah, ada beberapa orang berlalu-lalang. Pengunggah menuliskan takarir “tanah longsor telah terjadi pada jam 13.50 tgl 2 Jan 2024, kecelakaan karena bukit yang longsor di daerah Cadas Pangeran.... jalan kearah Bandung”.

Sejak diunggah pada Kamis (4/1/2023) hingga Jumat (5/1/2023), video sudah diputar 15 kali dan memperoleh satu tanda suka.

Lantas, bagaimana kebenaran video yang beredar di media sosial itu?

Penelusuran Fakta

Tim Riset Tirto mencoba menelusuri klaim ini lewat pencarian Google. Hasilnya, kami menemukan narasi tersebut sudah dinyatakan sebagai informasi tidak benar oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Kepolisian Republik Indonesia Resor (Polres) Sumedang pada Selasa (2/1/2024) telah mengecek jalur jalan raya Cadas Pangeran dan memastikan klaim itu tidak benar.

Hasil monitoring di lokasi Cadas Pangeran, baik jalan atas atau bawah, tidak terjadi longsor. Kondisinya pun terpantau masih aman dan kondusif.

“Terkait berita video yang beredar di media sosial itu merupakan video kejadian pada tahun 2022 bukan kejadiaan saat ini, namun diviralkan kembali oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” tulis Polres Sumedang di akun Facebook resminya.

Tanah longsor memang terjadi di Cadas Pangeran pada akhir Oktober 2022. Melansir laporan Detik, peristiwa tersebut menyebabkan sejumlah orang luka-luka lantaran tertimpa bongkahan batu besar.

Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumedang, Adang, mengatakan penyebab longsor di Cadas Pangeran kala itu diduga karena kondisi permukaan tanah sudah mencapai titik jenuh atau serapan air sudah mengenai posisi kedap air.

"Ketika tanah sudah jenuh, resapan air sudah sampai pada posisi kedap air, dan ketika sudah sampai posisi itu maka lapisan tanah mudah bergeser," kata Adang, Minggu (30/10/2023).

Dokumentasi longsor di Cadas Pangeran pada 2022 lalu bisa dilihat di unggahan kanal YouTube tvOneNews.

Kesimpulan

Berdasarkan penelusuran fakta yang dilakukan, video dengan klaim tanah longsor terjadi di daerah Cadas Pangeran, Sumedang, Jawa Barat, pada 2 Januari 2024 itu bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).

Hasil monitoring Polres Sumedang di lokasi Cadas Pangeran, baik jalan atas atau bawah, tidak terjadi longsor. Kondisinya pun terpantau masih aman dan kondusif.

Rekaman yang berseliweran di media sosial merupakan potongan dokumentasi kejadian longsor di Cadas Pangeran pada akhir Oktober 2022.

==

Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Periksa Data, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id

Baca juga artikel terkait PERIKSA FAKTA atau tulisan lainnya dari Fina Nailur Rohmah

tirto.id - Sosial budaya
Penulis: Fina Nailur Rohmah
Editor: Shanies Tri Pinasthi