Survei: Milenial Unggulkan Jokowi-Ma'ruf Ketimbang Prabowo-Sandi

Oleh: Yantina Debora - 21 Agustus 2018
Sebanyak 50,8 persen milenial memilih Jokowi dan Ma'ruf sebagai presiden dan wakil presiden.
tirto.id - Pemilih muda atau kaum milenial (usia 17-39 tahun) lebih memilih Joko Widodo-Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden ketimbang Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menurut hasil survei LSI Denny JA

Dilansir dari rilis yang diterima Tirto, Selasa (21/8/2018), Jokowi-Ma'ruf unggul dengan memperoleh 50,8 persen suara sedangkan Prabowo-Sandi hanya memperoleh 31,8 persen.

Ma'ruf Amin yang disebut sebagai sosok milenial oleh Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) juga lebih dipilih sebagai wakil presiden ketimbang Sandiaga.

Sebanyak 44 persen milenial (usia 20-39 tahun) memilih Ma'ruf sedangkan Sandiaga hanya memperoleh 34 persen suara milenial.

Meski banyak dipilih milenial, berdasarkan survei LSI Denny JA, kehadiran sosok Ma'ruf Amin sesungguhnya mengurangi dukungan pemilih muda terhadap Jokowi.

Sosok wakil presiden yang dipilih Jokowi ini malah membuat elektabilitas Jokowi turun dari 47,1 persen menjadi 39,5 persen jika disandingkan dengan Ma'ruf Amin.

Tak hanya pada segmen pemilih muda atau milenial, Jokowi–Ma’ruf Amin menang di 4 kantong suara penting lainnya (Muslim, non muslim, perempuan, dan wong cilik), namun kalah di 1 kantong suara yaitu pemilih kaum terpelajar.

Secara umum, Jokowi–Ma’ruf Amin saat ini sudah mencapai The Magic Number (di atas 50 persen) yakni 52,2 persen. Sedangkan Prabowo-Sandi hanya 29,5 persen. Selisih elektabilitas kedua pasangan cukup telak yakni dua digit.

Survei LSI Denny JA ini dilakukan pada 12-19 Agusuts 2018 dengan metode multistage random sampling.

Jumlah responden mencapai 1.200 dengan margin of error kurang lebih 2,9 persen. Survei dilakukan dengan wawancara tatap muka responden menggunakan kuesioner. Survei dilaksanakan di 33 provinsi di Indonesia.


Baca juga artikel terkait PILPRES 2019 atau tulisan menarik lainnya Yantina Debora
(tirto.id - Politik)


Penulis: Yantina Debora
Editor: Yantina Debora
DarkLight