Sulit Diakses, WhatsApp dan Instagram Down Trending di Twitter

Oleh: Ibnu Azis - 22 Mei 2019
Dibaca Normal 1 menit
Tagar #InstagramDown dan #WhatsAppDown secara berturut-turut menghuni peringkat 1 dan 2 dalam daftar worldwide trends Twitter pada Rabu siang.
tirto.id - Tagar #InstagramDown dan #WhatsAppDown jadi topik terpopuler global Twitter pada Rabu (22/5/2019) siang setelah platform berbagi foto-video Instagram dan WhatsApp dikeluhkan penggunanya sulit diakses.

Pantauan Tirto, tagar #InstagramDown di Twitter pada pukul 14.36 WIB telah disebut lebih dari 25 ribu kali, sementara tagar #WhatsAppDown sudah dibicarakan sekitar 8 ribu twit.

Dua tagar itu secara berturut-turut menghuni peringkat 1 dan 2 dalam daftar worldwide trends Twitter pada pukul tersebut.

Beberapa warganet mengeluhkan tidak dapat menyegarkan laman terutama di News Feed termasuk akses ke fitur Direct Message.

Selain itu, ada pula pengguna yang mengeluh tak dapat akses WhatsApp melalui website (WhatsApp Web).

"Whatsapp Web lagi kenapa sih, apa aku doang yang susah akses?" tulis pengguna @mitarn_ di lini masa, Rabu.

Sementara itu, situs web Down Detector menganalisa bahwa keluhan WhatsApp down mulai ramai dilaporkan pada pukul 14.00 WIB.

Pada pukul tersebut, tercatat ada 26 laporan masuk, dengan rincian 54 persen mengeluhkan gagal kirim dan terima pesan, 40 persen soal masalah jaringan, dan 4 persen kesulitan log-in.

Untuk Instagram, jumlah laporannya menurun pada pukul 14.00 WIB menjadi 26 kali yang sebelumnya sempat melonjak 62 kali. Mengenai yang dikeluhkan, di antaranya tak dapat mengakses News Feed, kesulitan log-in, dan tak dapat mengakses versi website.

Facebook belum memberikan pernyataan resmi mengenai kendala di dua platform mereka tersebut.

Sebelumnya, grup Facebook juga sempat mengalami down pada pertengahan Maret lalu. Ketika itu, down berlangsung selama berjam-jam. Facebook kemudian menyatakan masalah ada pada perubahan konfigurasi server.


Pemerintah Batasi Penggunaan Media Sosial

Keluhan warganet yang kesulitan saat mengakses WhatsApp dan Instagram terjadi lantaran pemerintah membatasi penggunaan media sosial.

Menteri Koordinator Polhukam Wiranto berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) untuk membatasi penggunaan media sosial.

Pengguna internet tidak akan bisa mengirim dan mengunduh foto atau video lewat messaging system seperti Whatsapp dan media sosial Facebook serta Twitter.

“Ini kita lakukan semata-mata demi keamanan nasional. Saya kira sangat rasional ya. Tidak ada permasalahan,” ungkap Wiranto, di Media Center Kemenkopolhukam, Rabu, (22/5/2019).

Hal ini dilakukan untuk menghindari penyebaran hoaks yang dapat menyulut disinformasi dan kerusuhan. Ditambahkan Wiranto, pembatasan ini dilakukan untuk waktu yang belum bisa dipastikan.

“Dua tiga hari enggak liat gambar kan tidak apa-apa,” katanya.

Menkominfo Rudiantara menjelaskan, pembatasan ini bersifat sementara dan bertahap. Artinya, lima provider besar yang dihubungi pemerintah butuh waktu untuk melakukan pembatasan tersebut.

“Indonesia punya 200 juta lebih pengguna internet, ini yang maksudnya bertahap oleh lima provider besar kita,” terangnya.

Menurut Rudiantara, pembatasan ini dilakukan di media sosial dan messaging system karena jadi tempat persebaran hoaks yang tinggi.

“Dibanding di media sosial, ternyata viralnya itu lebih sering lewat messaging system seperti WhatsApp,” tambah Rudiantara.


Baca juga artikel terkait MEDIA SOSIAL atau tulisan menarik lainnya Ibnu Azis
(tirto.id - Teknologi)

Penulis: Ibnu Azis
Editor: Agung DH
DarkLight