Soal Perkembangan Fintech, Bos BCA: Jangan Sekali-kali Melawan Tren

Oleh: Hendra Friana - 27 Maret 2019
x
tirto.id - Perkembangan financial technologi (Fintech) yang kian pesat di tanah air jadi tantangan besar buat perbankan konvensional untuk mengubah pola bisnisnya.

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan, tren tersebut merupakan dorongan atas kebutuhan pasar yang menginginkan adanya pelayanan yang lebih simpel dan efisien.

BCA sendiri tak ingin menganggap pesatnya pertumbuhan jasa keuangan digital itu sebagai ancaman. Apalagi, pertumbuhan pengguna internet di Indonesia semakin bertambah siginifikan setiap waktu.

"Menurut saya fintech dan bank itu bukan ancaman, trend is your friend. Kalau trennya ke arah Fintech jangan sekali-kali melawan tren," ujarnya di Manhattan Tower, Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (27/3/2019).

Sejak lama, BCA sendiri tak pernah khawatir dengan perkembangan transaksi digital. Sebab, sistem pembayaran atau payment sistem BCA sudah cukup kuat.

"Karena kita punya begitu banyak merchant dan begitu banyak nasabah 18-19 juta dan funding yang relatif murah itu pun karena ekosistem tadi. Sehingga orang taruh duit di BCA bukan lagi cari bunga tinggi tapi kemudahan" ucapnya.

Namun, ke depan, BCA tetap harus mengembangkan ekosistem bisnis digitalnya salah satunya dengan bekerja sama dengan beberapa fintech yang potensial seperti WeChat, Alipay atau Gopay.

"Kalau mau lihat kesuksesan di balik bank, adalah ekosistem. Itu fundamental yang harus dimiliki. Karena semua platform fintech juga base on platform dan itu adalah fundamental bukan, payment sistem. Payment sistem itu hanya part of the whole ecosystem," pungkasnya.


Baca juga artikel terkait FINTECH atau tulisan menarik lainnya Hendra Friana
(tirto.id - Ekonomi)


Penulis: Hendra Friana
Editor: Alexander Haryanto